counter

Pasar saham Australia terangkat setelah sesi yang sulit

Pasar saham Australia terangkat setelah sesi yang sulit

Ilustrasi bursa saham Australia (antaranews.com)

Sydney (ANTARA) - Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat, setelah melewati sesi yang penuh gejolak dengan sektor consumer discretionaries dan layanan komunikasi memimpin kenaikan.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 21,30 poin atau 0,33 persen menjadi 6.523,10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 21,30 poin atau 0,32 persen menjadi 6.614,30 poin.

"Pergerakan berombak di pasar kami mengikuti sesi bervariasi di Wall Street, karena investor melihat ke depan untuk pertemuan para gubernur bank sentral di Jackson Hole di AS untuk setiap indikasi pergerakan suku bunga di masa depan," kata analis pasar Commsec, James Tao.

"Perusahaan properti, Goodman Group adalah dorongan individu terbesar ke pasar dengan kenaikan empat persen setelah pengumuman laba bersih tahun fiskal 2019 melonjak 48 persen menjadi 1,1 miliar dolar AS."

Sementara saham-saham energi, meterial dan teknologi relatif datar.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih tinggi dengan Commonwealth Bank naik 0,39 persen, Westpac Bank naik 0,22 persen dan ANZ naik 0,23 persen, namun National Australia Bank turun 0,18 persen.

Saham-saham pertambangan juga sebagian besar lebih tinggi dengan Fortescue Metals naik 2,85 persen, BHP naik 0,63 persen dan Rio Tinto naik 0,94 persen, namun penambang emas Newcrest turun 1,03 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas meningkat dengan Oil Search naik 0,76 persen, Santos naik 1,55 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,46 persen.

Supermarket terbesar Australia beragam dengan Coles terangkat 2,37 persen dan Woolworths turun 0,06 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 1,36 persen, maskapai nasional Qantas menguat 0,51 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,21 persen.

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar