counter

Bangkalan alokasikan Rp1,6 miliar untuk lapangan karapan sapi

Bangkalan alokasikan Rp1,6 miliar untuk lapangan karapan sapi

Joki memacu sapinya pada perlombaan karapan sapi di Stadion R Soenarto Hadiwidjojo, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (24/2/2019). Kejuaraan karapan sapi tersebut diikuti 60 pasang sapi se-Madura. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/aww. (ANTARA FOTO/SAIFUL BAHRI)

Anggaran sebesar itu bersumber dari dana alokasi khusus, dan perbaikan lapangan tersebut dilakukan karena Bangkalan akan menjadi tuan rumah karapan sapi tahun ini.
Bangkalan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,6 miliar lebih untuk memperbaiki lapangan yang akan digunakan sebagai ajang festival karapan sapi memperebutkan Piala Bergilir Presiden RI 2019.

"Anggaran sebesar itu bersumber dari dana alokasi khusus, dan perbaikan lapangan tersebut dilakukan karena Bangkalan akan menjadi tuan rumah karapan sapi tahun ini," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangkalan Moh Hasan Faisol di Bangkalan, Jumat.

Dana sebesar itu untuk membangun sarana dan prasana yang dibutuhkan saat gelaran festival karapan sapi, seperti toilet, serta pembangunan kios di sekitar area lapangan kerap, tempat parkir dan berbagai jenis fasilitas umum lainnya.

Kabupaten Bangkalan akan menjadi tuan rumah gelaran festival karapan sapi memperebutkan Piala Bergilir Presiden RI pada 6 Oktober 2019 menyusul penggantian lokasi dari Kabupaten Pamekasan.

Penetapan Bangkalan sebagai lokasi kejuaraan karapan sapi Piala Bergilir Presiden RI itu dilatarbelakangi gagasan penyelenggaraan yang tidak selalu berada di Kabupaten Pamekasan karena karapan sapi merupakan budaya masyarakat Madura.

Baca juga: Bangkalan akan gelar Karapan Sapi Piala Presiden 2019

Selain Bangkalan, kejuaraan karapan sapi juga akan berlangsung secara bergilir setiap tahun di tiga kabupaten lain di Pulau Garam itu, termasuk kembali ke Pamekasan.

Selain mempersiapkan lapangan yang akan menjadi ajang festival budaya tradisional masyarakat di Pulau Garam itu, Pemkab Bangkalan juga telah berkoordinasi dengan tokoh-tokoh budaya, serta para persatuan pemilik sapi karapan yang ada di Kabupaten Bangkalan, termasuk di tiga kabupaten lainnya di Madura.

Sebelum pelaksanaan karapan sapi, akan digelar festival kecantikan sapi atau yang biasa disebut dengan kontes sapi sonok.

Festival itu berlangsung sehari sebelum penyelenggaraan karapan sapi Piala Bergilir Presiden RI.

Sementara itu seleksi pasangan sapi kerap untuk tingkat kecamatan mulai digelar sejak Juli 2019, dan seleksi pasangan sapi kerap di tingkat kabupaten dijadwalkan pada 22 September 2019, serentak di empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Kabupaten Bangkalan.

Pewarta: Abd Aziz
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Agar Batik Madura tetap lestari

Komentar