counter

Resensi film

"Ready or Not", kisah pengantin bermain petak umpet yang berbahaya

"Ready or Not", kisah pengantin bermain petak umpet yang berbahaya

Samara Weaving dalam film "Ready or Not" (ANTARA News/HO)

Jakarta (ANTARA) - "Ready or Not" merupakan film horor yang mencampurkan unsur komedi dan percintaan yang disutradarai Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett, diproduksi oleh Walt Disney Motion Pictures.

Film ini berlatar belakang sepasang pengantin di tengah-tengah keluarga pihak mempelai pria yang tidak menyukai sosok pengantin wanita karena perbedaan status sosial. Pada hari pernikahan pun terlihat raut wajah pengantin wanita yang gugup sebelum menjalankan resepsi.

"Ready or Not" yang tayang sejak Jumat (23/8), kemudian menceritakan sebuah tradisi keluarga kaya raya untuk menyambut keluarga barunya pada malam pengantin.

Baca juga: "Crawl", teror aligator di tengah badai mematikan


Samara Weaving dalam film Ready or Not (ANTARA News/HO)

Baca juga: Resensi Film - Membayangkan dunia tanpa The Beatles dalam "Yesterday"

Grace (Samara Weaving) dan Alex Le Domas (Mark O'Brien) kemudian menjalankan tradisi itu, berupa permainan kartu yang menegangkan. Grace secara terpaksa mengambil sebuah kartu yang mengarahkannya untuk bermain petak umpet, bersembunyi di sebuah tempat sampai ditemukan.

Keluarga harus memburu Grace hingga ditemukan, setidaknya sampai fajar tiba. Sang suami pun tidak tinggal diam, ia harus membantu menemukan sang istri.

Lantas, berhasilkah Alex menemukan Grace? Bagaimana jika keluarga Alex tidak dapat menemukan Grace?

Film ini juga menampilkan Andie MacDowell, Henry Czerny dan Adam Brody sebagai bagian dari keluarga Alex Le Domas. Film berduarsi 96 menit itu banyak menampilkan adegan mengejutkan.

Baca juga: Film bernuansa etnik Indonesia yang mencuri perhatian internasional

Baca juga: Hari ini, pemutaran film "Humba Dreams" hingga konser Nicky Astria

Baca juga: Film "Parasite" wakili Korea Selatan di ajang Oscar

 

Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar