Masjid Agung Penajam akan direnovasi mirip Masjid Nabawi

Masjid Agung Penajam akan direnovasi mirip Masjid Nabawi

Masjid Agung Al Ikhlas Kabupaten Penajam Paser Utara, rencananya akan direnovasi dengan mengubah desain interior sehingga tampilannya mirip Masjid Nabawi (ANTARA/Novi Abdi)

masjid yang dibangun dengan anggaran lebih kurang Rp38 miliar tersebut mampu menampung sekitar 5.000 jamaah.
Penajam (ANTARA) - Masjid Agung Al Ikhlas Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur direncanakan akan direnovasi dengan mengubah desain interiornya sehingga tampilannya mirip Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kabupaten Penajam Paser Utara, Supardi saat dihubungi di Penajam, Sabtu mengatakan, interior Masjid Agung Al Ikhlas akan dirombak sehingga menyerupai Masjid Nabawi.

Untuk melakukan renovasi interior Masjid Agung Al Ikhlas tersebut Dinas PUPR Kabupaten Paser Utara mengajukan anggaran lebih kurang Rp15 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.

"Anggaran untuk melakukan renovasi interior dalam Masjid Agung Al Ikhlas  telah diusulkan sekitar Rp15 miliar pada APBD 2020," ujar Supardi.

Ia menjelaskan, mulai dari atap hingga dinding Masjid Agung Al Ikhlas akan dipasang hiasan dan pernak-pernik yang menyerupai bangunan Masjid Nabawi.

"Tampilan Masjid Agung Al Ikhlas akan diubah jadi mirip dengan masjid ketiga yang dibangun dalam sejarah Islam," ucap Supardi.

Baca juga: Nagan Raya siapkan 7.000 m2 batu giok untuk Masjid Baitul 'Ala


Anggaran renovasi Masjid Agung Al Ikhlas yang diusulkan pada APBD 2020 tersebut menurut dia, termasuk untuk pengadaan karpet sekaligus penggantian pintu kaca menjadi kayu jati.

Sementara untuk perbaikan atap dan plafon Masjid Agung Al Ikhlas yang tengah dilakukan, lanjut Supardi, ditunda sampai ada kepastian menyangkut usulan renovasi interior tersebut.

Masjid Agung Al Ikhlas kebanggaan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang dibangun dengan anggaran lebih kurang Rp38 miliar tersebut mampu menampung sekitar 5.000 jamaah.

Namun Masjid Agung Al Ikhlas yang difungsikan penggunaannya pada Maret 2017 itu, bagian atapnya sudah mengalami kebocoran sehingga merusak plafon, dan harus dilakukan perbaikan.

Sejumlah bagian dalam Masjid Agung Al Ikhlas mengalami kerusakan seperti atap aula, serta ruang utama yang digunakan sebagai tempat ibadah bocor dan jebol sejak pertengahan 2017.


Baca juga: Begini suasana Ramadhan "Masjid Nabawi" di Indramayu
Baca juga: Masjid Megah Gaya Turki Diresmikan Wali Kota Tangerang
 

Pewarta: Novi Abdi
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kodim Kendari renovasi masjid tua

Komentar