counter

Harga cabai rawit di Singkawang capai Rp90.000 per kilogram

Harga cabai rawit di Singkawang capai Rp90.000 per kilogram

Cabai rawit (Foto Istimewa)

Di sisi lain cabai rawit banyak juga dijual ke Kota Pontianak
Pontianak (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi serta UKM Kabupaten Singkawang, Kalimantan Barat, menyebutkan harga cabai rawit di Pasar Tradisional seperti Pasar Beringin dan Alianyang saat ini sudah menembus angka Rp80.000 sampai Rp90.000 per kilogram.

"Jika dilihat dari stok cabai rawit sepertinya masih mencukupi, tapi masalahnya hanya di harga karena ada kenaikan yang lumayan tinggi. Kenaikan ini diprediksi sudah terjadi sejak 3 minggu lalu," kata Kasi Distribusi Barang dan Perdagangan Luar Negeri,  Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi serta UKM Singkawang,  Helmi Aswandi, Minggu.

Menurut dia, kenaikan harga cabai rawit disebabkan masalah cuaca panas saat ini, sehingga mengakibatkan tanaman cabai banyak yang gagal panen. "Di sisi lain cabai rawit banyak juga dijual ke Kota Pontianak," ujarnya.

Selain cabai rawit, katanya, kentang asal Jawa juga ikut naik. Yang mana sebelumnya dijual Rp16 ribu per Kilogram, sekarang sudah dijual seharga Rp18 ribu per Kilogram.

"Untuk bawang merah, saat ini memang mengalami penurunan, yang mana sebelumnya dijual dikisaran Rp20 ribu-Rp25 ribu perkilogram, sekarang dijual seharga Rp18 ribu perkilogram," ujarnya.

Untuk komoditas lainnya, seperti bawang merah ukuran sedang saat ini dijual di kisaran Rp20.000-Rp22.000  per kilogram. Minggu lalu, katanya, bawang merah masih dijual seharga Rp24.000 per kilogram.

"Pada bawang merah berarti terjadi penurunan yang signifikan. Karena selain melimpah, harga jual juga masih di bawah ketetapan pemerintah," ungkapnya.

Berdasarkan Permendag Nomor 96 tahun 2018, tentang harga acuan untuk komoditas bawang merah, katanya, ditetapkan seharga Rp34.000 per kilogram.

Untuk bawang putih, lanjutnya, sampai saat ini masih stabil di harga Rp28.000 per kilogram. Sedangkan daging turun menjadi Rp37.000-Rp38.00p per kilogram dari minggu lalu yang mencapai Rp40.000-Rp43.000 per kilogram.

"Penurunan ini dikarenakan harga ayam hidup sudah turun sekitar Rp25.000-Rp27.000 per kilogram," jelasnya.

Sementara itu harga gula pasir sekitar Rp12.500-Rp13 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp10.000 per kilogram, dan beras medium di kisaran Rp9.000-Rp9.500 per kilogram.

Untuk telur, lanjutnya, saat ini dijual dengan rata-rata harga Rp22.000 per kilogram, kemudian kentang Rp15.000-Rp16.00p per kilogram.

Secara terpisah, salah satu pedagang Pasar Beringin Singkawang, Abuy mengatakan cabai rawit yang dijualnya saat ini sudah seharga Rp80.000 per kilogram. "Sedangkan untuk cabai rawit yang kualitas bagus dijual seharga Rp85.000 per kilogram," katanya.

Sedangkan cabai besar hijau naik dari Rp20.000 menjadi Rp30.000 per kilogram dan harga cabai besar merah naik dari seharga Rp25.000 menjadi Rp45.000  per kilogram.

"Kenaikan harga cabai dikarenakan musim kemarau, cabai banyak yang mati karena alami kekeringan," katanya.

Untuk jahe, yang sebelumnya dijual seharga Rp30 ribu per Kilogram, sekarang naik menjadi Rp35 ribu perkilogram. "Kalau untuk komoditas lainnya hingga kini masih stabil atau normal," jelasnya.

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jelang Idul Adha, Harga Cabai & Rawit Merah Membubung

Komentar