counter

PLN UIP Papua bantu pembangunan jalan akses gereja di Merauke

PLN UIP Papua bantu pembangunan jalan akses gereja di Merauke

Perwakilan PLN UIP Papua menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga jemaat GPdI Anggur Baru Kelurahan Samkai, Merauke (Dokumentasi PLN Papua)

Kami di PLN juga mempunyai peran untuk turut serta membantu fasilitas publik khususnya dalam kegiatan keagamaan
Jayapura (ANTARA) - PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Papua memberikan bantuan pengembangan jalan akses ke Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), Kelurahan Samkai Kabupaten Merauke, Papua.

Kegiatan itu merupakan salah satu program rutin bentuk kepedulian BUMN terhadap masyarakat sekitar proyek PLN.

Manajer Unit Pelaksana Proyek (UPP) PLN UIP Papua Hendra Fitria di Jayapura, Selasa, berharap dengan adanya bantuan tersebut dapat membantu para jemaat dalam menjalankan ibadah.

Baca juga: PLN Papua pastikan kondisi listrik aman pascaricuh

"Kami di PLN juga mempunyai peran untuk turut serta membantu fasilitas publik khususnya dalam kegiatan keagamaan," katanya.

Menurut Hendra, program ini merupakan salah satu bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari PLN UIP Papua.

Senada dengan Hendra Fitria, Gembala GPdI "Anggur Baru" Kelurahan Samkai Pendeta Anon Putra Setiawan mengatakan bangunanya gereja mengalami kesulitan jika hujan turun karena akan banjir.

Baca juga: PLN Biak siapkan listrik 30 MW untuk PON Papua

"Kendalanya adalah apabila hujan, jalan masuk gereja akan banjir karena belum ditimbun, lalu ketika jemaat datang, banjir bisa selutut orang dewasa," katanya.

Pendeta Anon menjelaskan program bantuan ini sangat diapresiasi dengan positif oleh jemaat GPdI Kelurahan Samkai Kabupaten Merauke, di mana diharapkan dengan bantuan ini, jemaat dipermudah dengan memiliki jalan akses ke gereja yang lebih layak.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN, semoga dapat menjadi berkat dan membantu memajukan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya," ujarnya.

Baca juga: PLN akan bangun jaringan transmisi 150 kV pertama di Manokwari


 

Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar