Kaum muda harus bisa membuka usaha rintisan

Kaum muda harus bisa membuka usaha rintisan

Direktur IKPM Kementerian Kominfo Septriana Tangkary saat memberikan sambutan kepada kaum milenial Bandarlampung pada acara "Pojok Literasi" dengan tema Merencanakan Keuanagan Milenial, Jumat (30/8/2019). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Saya yakin dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat dan menyentuh semua lini kehidupan akan membuat masyarakat kita semakin cerdas dan mampu berinovasi untuk memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Bandarlampung (ANTARA) - Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian Maritim atau IKPM Kementerian Kominfo Septriana Tangkary mengatakan anak muda masa kini harus bisa berinovasi dan mampu merencanakan serta merintis usaha dengan memanfaatkan teknologi dan akses internet yang sudah tersedia.

"Saat ini kita harus bisa menggerakkan anak muda agar tidak takut untuk membuka usahanya karena tidak ada modal," kata dia usai mengisi acara "Pojok Literasi" dengan tema "Merencanakan Keuangan Milenial", di Bandarlampung, Jumat.

Menurut dia, kaum milenial tidak lagi harus berfikir meminta uang kepada orang tua untuk modal usaha, tapi hari ini dengan internet dan teknologi yang sudah canggih mereka dapat bersinergi ataupun berkolaborasi dengan pihak lain untuk memulai usahanya.

"Sebagai anak muda kita jangan diam saja, banyak potensi yang bisa dijual tanpa modal. Kita bisa masuk sebagai marketplace ataupun reseller," katanya.

Dia mencontohkan, di Lampung banyak potensi yang bisa dimanfaatkan untuk diperjualbelikan, seperti produk kain tapis, sulam usus dan tenun yang daerah lain tidak memiliki. Semua itu, katanya, adalah peluang bisnis yang dapat dipasarkan keluar menggunakan teknologi yang semakin canggih.

Dia mengatakan bahwa kaum muda juga jangan khawatir mengenai modal usaha bila memang itu diperlukan untuk pengembangan bisnisnya karena saat ini ada  teknologi keuangan (fintech) yang dengan cepat dapat meminjamkan modal kepada mereka.

"Fintech ini kan prosesnya cepat dan syarat mudah, tidak seperti di bank. Jadi bila mereka memerlukan modal bisa lewat sini pinjam uangnya, tapi jangan asal pilih, harus yang berkualitas dan terdaftar di OJK agar lebih aman," katanya.

Dia berharap, anak-anak muda ini dapat menunjukkan mimpinya menjadi orang hebat yang memberikan dampak ekonomi ke masyarakat luas dengan mempergunakan akses teknologi yang semakin canggih.

Sementara itu Sekretaris Kominfo Bandarlampung Ahmad Nurizki yang mewakili Wali Kota Bandarlampung Herman HN, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang bertujuan untuk membantu kaum milenial dalam merencanakan keuangan dan mewujudkan kebutuhan mereka sendiri.

"Saya yakin dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat dan menyentuh semua lini kehidupan akan membuat masyarakat kita semakin cerdas dan mampu berinovasi untuk memberikan dampak ekonomi yang signifikan," kata dia

Dia pun berharap, dengan kegiatan ini kaum milenial di Kota Bandarlampung ke depannya mampu merencanakan keuangannya untuk hal-hal yang bermanfaat dan mampu meniti usahanya.

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menjaga eksistensi seni budaya Batanghari Sembilan ke kaum milenial

Komentar