Harga emas perhiasan naik, hingga tembus Rp750.000/gram

Harga emas perhiasan naik, hingga tembus Rp750.000/gram

Pedagang menata perhiasan emas (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)

Rata-rata emas yang dibeli maupun yang dipesan adalah berupa kalung dan gelang
Kendari (ANTARA) - Harga emas perhiasan yang perjualbelikan pedagang di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, selama satu bulan terakhir mencapai Rp750.000 per gram untuk emas 23 karat atau mengalami kenaikan dibanding dengan bulan sebelumnya yang hanya berkisar Rp645.000-Rp650.000 per gram.

Pantauan di pusat penjualan emas perhiasan di Kota Kendari, Sabtu, naiknya harga emas perhiasan itu disebabkan adanya kenaikan nilai mata uang asing (dolar) terhadap mata uang rupiah.

"Pergerakan naiknya harga emas sangat berpengaruh terhadap nilai dolar, di mana bila dolar naik maka otomatis akan mempengaruhi harga emas di pasaran baik lokal maupun pasar dunia," kata, Ny Lina, salah satu pedagang perhiasan emas di Kendari.

Ia mengatakan emas perhiasan yang ditawarkan selama ini ada dua jenis dan kualitasnya, selain emas 23 karat,  juga ada emas 22 karat. Untuk emas perhiasan 22 karat dijual Rp650.000 per gram atau selisih Rp100.000 per gram dengan emas perhiasan 23 karat.

"Umumnya para kaum wanita dan gadis remaja yang datang setiap hari. Rata-rata emas yang dibeli maupun yang dipesan adalah berupa kalung dan gelang. Sementara cincin maupun anting-anting sangat kurang," katanya.

Ia mengatakan kualitas emas perhiasan yang banyak dibeli konsumen adalah 23 karat, meskipun jauh lebih mahal ketimbang dengan emas perhiasan 22 karat.

"Kenaikan harga perhiasan emas di Kota Kendari terjadi menjelang para calon jemaah haji naik ke Tanah Suci, dan hingga saat ini tidak lagi turun seiring dengan menguatnya nilai dolar terhadap mata uang kita," ujarnya.

Para pembeli perhiasan emas yang datang umumnya dari luar kota Kendari, terutama para pedagang dan petani cengkih, usai panen. Bahkan ada yang datang dari luar provinsi karena mereka tahu kualitas produk perajin emas di Kota Kendari yang dijamin keasliannya.

Selain perhiasan emas 23 dan 22 karat, ada juga emas impor dari Dubai dengan harga lebih mahal dua kali lipat dengan harga emas dalam negeri.

Ia mengatakan para konsumen baik lokal maupun luar Sulawesi Tenggara senang membeli perhiasan emas maupun emas murni, karena kualitasnya tidak diragukan.

 

Pewarta: Abdul Azis Senong
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polda Sumbar sita 157 botol bahan berbahaya jenis merkuri

Komentar