Pemerintah segera bangun 50 tower telekomunikasi di Kabupaten Asmat

Pemerintah segera bangun 50 tower telekomunikasi di Kabupaten Asmat

Teleconference Menteri Kominfo Rudiantara dengan Bupati Asmat Papua Elisa Kambu, Sabtu (31/8/2019). ANTARA/Rusman/aa.

Pembangunan 50 tower di daerah itu sehubungan dengan banyaknya wilayah yang masih belum tersentuh saluran telekomunikasi. Menyebabkan masyarakat di kabupaten itu belum bisa menikmati saluran komunikasi dan siaran televisi secara baik.
Nunukan (ANTARA) - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informartika berencana dalam waktu dekat akan membangun 50 tower telekomunikasi di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

Hal ini terungkap saat teleconference Menteri Kominfo Rudiantara dengan Bupati Asmat Papua melalui saluran digital yang diresmikan di GOR Dwikora Nunukan, Sabtu (31/8).

Rudiantara menjanjikan, pembangunan 50 tower di daerah itu sehubungan dengan banyaknya wilayah yang masih belum tersentuh saluran telekomunikasi. Menyebabkan masyarakat di kabupaten itu belum bisa menikmati saluran komunikasi dan siaran televisi secara baik.

Dari 50 tower tersebut, 29 unit diantaranya dibangun pada wilayah yang tidak ada akses jalan dan berada di pegunungan.

Baca juga: Menkominfo resmikan digitalisasi di perbatasan di Nunukan

Namun Rudiantara menegaskan bukan kendala bagi pemerintah untuk tidak menyediakan tower yang telah menjadi kebutuhan masyarakat di pedalaman Papua.

"Biar sulit membangun tower di Kabupaten Asmat (Papua) tapi bukan kendala bagi pemerintah untuk kebutuhan masyarakatnya. Tidak ada yang sulit bagi pemerintah," ujar dia.

Janji Menteri Kominfo Rudiantara disambut baik dari Pemkab Asmat dan tepuk tangan dari sejumlah pejabat dan masyarakat yang menyaksikan teleconference tersebut.

Pada teleconference itu Menkominfo didampingi Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid, Ketua DPRD Nunukan Hj Rahma Leppa dan sejumlah pejabat dari pusat.

Baca juga: Penyelenggaraan digitalisasi terkendala revisi UU Penyiaran di DPR
Baca juga: Pemerintah segera benahi jaringan telekomunikasi pada 4.000 desa

Pewarta: Rusman
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar