counter

Residivis narkoba ditangkap polisi lagi di Barito Utara Kalteng

Residivis narkoba ditangkap polisi lagi di Barito Utara Kalteng

Tersangka Kahai memperlihatkan barang bukti sabu di ruang Satresnarkoba Polres Barito Utara di Muara Teweh, Sabtu (31/8/2019). (Satresnarkoba Polres Barito Utara)

Muara Teweh (ANTARA) - Kepolisian Resor Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng), kembali menangkap tersangka pengedar narkotika jenis sabu-sabu yang juga seorang residivis bernama Kaharudin alias Kahai (57) warga Jalan Sengaji Hilir RT 07 Muara Teweh dengan barang bukti antara lain sabu seberat 6,55 gram.

"Saat ini pelaku dan sejumlah barang bukti sudah kami amankan di Mapolres," kata Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kasat Narkoba Iptu Adhy Heriyanto di Muara Teweh, Minggu.

Pelaku yang sudah ketiga kalinya masuk penjara terkait kasus narkoba ini ditangkap pada Sabtu (31/8) sekitar pukul 18.30 WIB di rumahnya di Jalan Sengaji Hilir Muara Teweh.

Baca juga: Polres Barito Utara musnahkan barang bukti sabu-sabu 5,70 gram

Penangkapan tersangka tersebut dilakukan setelah anggota Satresnarkoba Polres Barito Utara mendapat laporan dari warga, karena pelaku yang belum lama keluar dari penjara kembali melakukan transaksi narkoba.

Saat dilakukan penggeledahan di dapur rumah tersangka ditemukan, selain sabu sembilan paket plastik klip kecil dengan berat bruto 6,55 gram, juga diamankan satu pak plastik klip kosong, timbangan warna hitam merk CHQ, sendok takar, korek api merk nomor satu masing-masing satu buah.

"Polisi juga mengamankan satu telepon seluler merk Nokia type 105 warna putih dan uang tunai Rp400 ribu," katanya.

Baca juga: Sekda Barito Timur sesalkan oknum PNS ditangkap terlibat narkoba

Tersangka Kahai dijerat 114 ayat (1) Jo pasal 112 (1) Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun.

"Kami akan terus mengembangkan kasus ini hingga para pelaku pengedar dan bandar lainnya bisa tertangkap," ujar Adhy.

Pewarta: Kasriadi
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Napi Narkoba penghuni terbanyak di Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Komentar