counter

Liga Italia

Derby della Capitale sisakan kekecewaan Inzaghi

Derby della Capitale sisakan kekecewaan Inzaghi

Pelatih Lazio Simone Inzaghi. ANTARA FOTO/REUTERS/Daniele Mascolo/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Pelatih kepala Lazio Simone Inzaghi diterpa kekecewaan akan hasil imbang 1-1 dalam pertandingan Derby della Capitale melawan seteru lawasnya AS Roma pada pekan kedua Liga Italia.

Tampil sebagai tuan rumah menjamu rival sekotanya di Stadion Olimpico, Minggu setempat (Senin dini hari WIB), Inzaghi kecewa karena Lazio banyak meperoleh kesempatan namun gagal menutup laga dengan kemenangan.

Baca juga: Derby della Capitale berakhir imbang 1-1

"Dari hasil pertandingan secara keseluruhan, ada rasa kecewa dan penyesalan, karena kami mampu melepaskan 21 kali tembakan yang berpeluang membuahkan gol," katanya kepada Sky Sport Italia.

"Sungguh mengecewakan, karena kami memiliki begitu banyak peluang dan anda harusnya meraih kemenangan dalam laga yang berlangsung seperti itu," ujarnya menambahkan.

Roma unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Aleksandar Kolarov dan Lazio baru bisa membalas melalui gol Luis Alberto, kendati memiliki begitu banyak peluang.

Bahkan, sedikitnya empat percobaan tembakan yang dilepaskan oleh para pemain Lazio ditolak oleh tiang ataupun mistar gawang.

"Setelah Roma mampu unggul lewat tendangan penalti, mereka tampil lebih dalam dan menungguh kami untuk melakukan serangan balik. Kami seharusnya mampu memanfaatkan setiap peluang," ujarnya.

"Kami tidak mampu menjalankan taktik yang sudah diracik di babak pertama. Untuk itu, sekarang kami harus lebih fokus dalam berlatih dan meningkatkan performa dalam laga-laga selanjutnya," pungkas adik legenda Juventus dan AC Milan Filippo Inzaghi itu.

Hasil itu membuat Lazio kini baru punya empat poin dan sementara ini berada di urutan kedua klasemen dengan ancaman tergusur dari posisi tersebut tergantung hasil tim-tim lain yang berlangsung Senin dini hari WIB.

Baca juga: Lazio, Atalanta, Torino menangi laga pekan pembuka

Pewarta: AA Ariwibowo
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar