Papua Terkini - Polres Merauke gelar rakor Forkompimda

Papua Terkini - Polres Merauke gelar rakor Forkompimda

Polres Merauke menggelar Rakor Forkompimda untuk membahas situasi keamanan setelah unjuk rasa anarkis beberapa waktu lalu di Papua, Selasa (3/9/2019). ANTARA/HO-Polres Merauke/aa.

Mari kita bersama menjaga kedamaian di Tanah Papua Bumi Animha, kita semua bersatu, menghormati, menjaga, melindungi, menghargai adat, budaya, istiadat dan kebiasaan masing-masing, terutama adat budaya di tanah Animha
Jayapura (ANTARA) - Polres Merauke menggelar rapat koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) guna menyikapi perkembangan kamtibmas di daerah itu.

Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung mengatakan rakor tersebut digelar untuk menerima saran dan masukan agar menjadi kesepakatan dan keputusan bersama guna mendukung TNI dan Polri dalam bertindak di lapangan.

"Termasuk mensosialisasikan maklumat Kapolda Papua terkait kondisi Papua terkini," katanya dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Kota Jayapura.

Rakor yang dihadiri Bupati Merauke, Danrem 174/ATW, Perwakilan Danlantamal XI, Danlanud, Dandim 1707/Merauke, Wakil I DPRD tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.

Baca juga: Papua Terkini - Polda Jatim tahan Tri Susanti satu kali 24 jam

Baca juga: Papua Terkini - Tersangka ujaran rasialisme diperiksa polisi 12 jam

 

Lagi, Polda Sultra kirimkan 100 personel Brimob ke Papua



Rakor juga menjelaskan langkah-langkah aparat keamanan dalam menciptakan kondisi yang aman dan nyaman.

"TNI dan Polri bertindak secara dialogis, persuasif dan humanis dan bila sudah melakukan pelanggaran dan tindakan hukum maka akan diambil langkah-langkah preemtif dan represif," kata AKBP Bahara Marpaung.

Bupati Merauke Fredy Gebze dalam kesempatan tersebut mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan kerukunan hidup di tanah Papua khususnya Bumi Anim Ha, sebutan lain Kabupaten Merauke.

"Mari kita bersama menjaga kedamaian di Tanah Papua Bumi Animha, kita semua bersatu, menghormati, menjaga, melindungi, menghargai adat, budaya, istiadat dan kebiasaan masing-masing, terutama adat budaya di tanah Animha," katanya.

Dia mengimbau semua pihak menahan diri. "Bahwa keringat, darah, air mata dan perjuangan hidup kita ada dan kita dapat di tanah ini. Maka mari kita jaga negeri ini seperti lima mata air kehidupan di negeri ini yaitu Kali Fly, Maro, Kumbe, Bian dan Digoel," kata Fredy.*

Baca juga: Papua Terkini-Kapendam benarkan Panglima TNI akan ke Jayapura

Baca juga: Papua Terkini-Kapendam benarkan Panglima TNI akan ke Jayapura

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar