Catur

Susanto Megaranto incar kemenangan catur cepat di Piala Dunia

Susanto Megaranto incar kemenangan catur cepat di Piala Dunia

GM Susanto Megaranto menjawab pertanyaan para pewarta dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, menjelang keberangkatannya untuk mengikuti Piala Dunia Catur 2019. (Antara/A Rauf Andar Adipati)

Jakarta (ANTARA) - GM Susanto Megaranto mengincar kemenangan atas lawan pertamanya di Piala Dunia Catur 2019 melalui permainan catur cepat.

"Mungkin ngambil di catur cepat, catur kilat. Untuk bermain 1-1 di catur standarnya," kata Susanto saat ditemui dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Pada Piala Dunia Catur 2019 yang diselenggarakan di Khanty Mansiyk, Rusia, mulai 9 September sampai 4 Oktober, Susanto akan berhadapan dengan lawan yang berat, GM Sergey Karjakin yang memiliki rating 2760.

Karjakin memiliki reputasi mentereng sebagai pecatur papan atas. Ia merupakan juara Piala Dunia Catur 2015 dan saat ini menghuni peringkat 12 dunia.

Susanto sendiri saat ini berada di peringkat 447 dunia, dengan rating 2550.

Untuk putaran pertama sampai keenam, pemenang didapat dari pecatur yang pertama kali mendapatkan poin 1,5 atau lebih dari dua pertandingan standar (standard games).

Jika setelah itu kedudukannya tetap remis, maka pemenang didapat dari dua pertandingan catur cepat. Waktunya adalah 25 menit plus 10 detik tambahan setiap gerakan untuk masing-masing pecatur, dimulai dari gerakan pertama.

Seandainya pemenang tidak juga didapat, maka selanjutnya dimainkan dua pertandingan catur cepat. Kali ini waktunya adalah 10 menit ditambah sepuluh detik per gerakan untuk masing-masing pecatur, dimulai sejak gerakan pertama.

Jika kedudukan tetap remis, maka dimainkan dua pertandingan dengan waktu lima menit plus tiga detik tambahan per gerakan untuk masing-masing pecatur, dimulai dari langkah pertama.

Susanto beralasan strategi seperti itu cocok bagi dirinya karena secara pribadi ia menyukai permainan catur cepat.

Pria 31 tahun ini telah dua kali mengikuti ajang Piala Dunia Catur, pada 2007 dan 2011. Dari dua kali keikutsertaannya tersebut, Susanto belum pernah berhasil melewati putaran pertama.

Baca juga: Tak terkalahkan, tapi Susanto gagal raih gelar

Baca juga: Peluang juara Susanto menipis setelah remis dengan Arghyadip

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG ingatkan waspadai cuaca ekstrem di Kalteng

Komentar