Pemkot Jakarta Utara siap wujudkan transportasi pesisir

Pemkot Jakarta Utara siap wujudkan transportasi pesisir

Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko. ANTARA/Laily Rahmawaty

Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmiko menyatakan siap menjalankan permintaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengembangkan transportasi pesisir di wilayahnya.

"Jakarta Utara itu garis pantainya ada 35 km dan yang menjadi catatan adalah akses menuju pantai publik yang belum terhubung," kata Sigit di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu.

Ia mengatakan bahwa keterhubungan antara pantai-pantai publik tersebut menjadi satu keniscayaan untuk segera diwujudkan oleh pihaknya.

"Kami sudah berkoordinas baik dengan Dishub maupun BUMD khususnya moda transportasi Jakarta untuk bisa mempercepat realisasi program Jak Lingko, itu yang akan dikembangkan," kata mantan Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta ini.

Menurut Sigit, pihaknya tidak hanya mengembangkan transportasi pesisir, tetapi juga wisata pesisir.

Baca juga: Anies lantik Walikota Jakut, minta kembangkan transportasi pesisir

Wisata pesisir ini akan menghubungkan Jakarta Utara sebagai pintu gerbang menuju Kepulauan Seribu.

"Kami akan kembangkan dramaga-dramaga. Selain dermaga wisata, bongkar muat barang dan sebagainya," katanya.

Menurut Sigit, rencana ini akan dituntaskan secepatnya dengan target sebelum 2021 sudah terealisasi.

Permintaan Gubernur DKI Jakarta, kata Sigit, agar dirinya mengembangkan transportasi pesisir karena melihat latar belakang dirinya yang selama ini berkecimpung di Dinas Perhubungan yang punya konektivitas, baik itu koordinasi maupun pengaturan dengan seluruh moda transportasi yang ada.

Permintaan Gubernur DKI Jakarta ini disampaikan sehari sebelumnya pada saat melantik Wali Kota Jakarta Utara di Balai Kota, Selasa.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko agar dapat mengembangkan transportasi pesisir utara Jakarta mengingat potensinya yang sangat menjanjikan.

Baca juga: Pesisir utara Jakarta dinilai terancam kebocoran minyak Karawang

"Yang menantang di Jakarta Utara adalah jaringan transportasi yang membentuk hub simpul perhubungan laut yang punya implikasi sangat besar," katanya.

Anies menginginkan Jakarta Utara benar-benar kawasan pesisir yang memungkinkan pengembangan transportasi secara besar.

Ia pun berharap Wali Kota Jakarta Utara yang baru agar secara serius memanfaatkan aspek ini.

Di sisi lain, lanjut dia, Jakarta Utara adalah kawasan awal mulanya Jakarta. Bermula dari pesisir dan akhirnya meluas seperti sekarang.

"Saya berharap Saudara bisa menjadikan tempat ini sebagai salah satu tujuan wisata bahari, kawasan wisata internasional di Jakarta Utara," kata Anies.

Sigit Wijatmoko sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta, sedangkan Wali Kota Jakarta Utara sebelumnya dijabat oleh Syamsuddin Lologau yang memasuki masa pensiun per 1 September 2019.

Syamsuddin Lologau digantikan oleh Pelaksana Tugas Wali Kota Jakarta Utara, yakni Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim sejak 30 Agustus 2019.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kabupaten PPU siap gantikan Jakarta sebagai Ibu Kota

Komentar