Jakarta (ANTARA) - Indonesia secara resmi telah mengajukan bidding (penawaran) kepada FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-U-20 2021.

FIFA menyatakan telah menerima penawaran yang diajukan kubu Indonesia, dalam hal ini Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI), untuk ajang tersebut melalui laman resmi mereka. Selain Indonesia, FIFA juga telah menerima penawaran dari asosiasi sepak bola Brasil dan Peru.

Setelah ini FIFA akan meninjau dan memeriksa penawaran-penawaran yang masuk, dan keputusan akhir mengenai negara mana yang mendapat hak untuk menyelenggarakan ajang tersebut diperkirakan akan diambil oleh Dewan FIFA pada pertemuan selanjutnya di Shanghai, China, 23 dan 24 Oktober mendatang.

Piala Dunia U-20 merupakan kompetisi paling tua kedua FIFA. Sepanjang sejarahnya ajang ini kerap menjadi batu loncatan bagi sejumlah pemain papan atas dunia, seperti Diego Maradona, Lionel Messi, Mohamed Salah, Paul Pogba, dan sederet bintang lainnya.

Bagi Indonesia, kesempatan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 dapat menjadi ajang untuk memperbesar peluang dalam pertarungan memperebutkan hak menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.

Dalam salah satu kesempatan pada Juni silam, Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan untuk dapat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034, PSSI harus memiliki pengalaman menyelenggarakan turnamen level FIFA.

PSSI selama ini telah beberapa kali menyelenggarakan turnamen internasional, namun belum satupun yang berlevel FIFA.

Baca juga: Indonesia kandidat tunggal ASEAN jadi tuan rumah

Baca juga: PSSI Jatim temui Risma minta persetujuan tuan rumah Piala Dunia U-20

Baca juga: Stadion Manahan diusulkan jadi venue Piala Dunia U-20

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2019