counter

Akademisi sebut Viktor-Josef berupaya lakukan perubahan

Akademisi sebut Viktor-Josef berupaya lakukan perubahan

Presiden Joko Widodo (ketiga kanan), Gubernur NTT Viktor B Laiskodat (kedua kanan), Wakil gubernur NTT Josef Nae Soi (kanan) saat melihat muket garam yang dikelolah oleh PT Timor Livestock Lestari di Desa Nunkurus Kabupaten Kupang, NTT (20/8/2019). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Kupang (ANTARA) - Akademisi dari Universitas Negeri Nusa Cendana Kupang Prof. Ir Fredrik L Benu menilai bahwa satu tahun kepemimpinan Gubernur Viktor B Laiskodat dan wakilnya Josef Nae Soi sudah ada upaya untuk melakukan perubahan dan lonjakan besar.

"Selama satu tahun ini kalau dilihat memang belum terlalu signifikan hasilnya karena memang baru satu tahun. Tetapi hal positif yang dapat saya lihat bahwa sudah ada upaya dari keduanya untuk melakukan perubahan di NTT ini ," katanya kepada Antara di Kupang, Kamis (5/9).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan kinerja kerja dari Gubernur NTT Viktor B Laiskodat dan wakilnya Josef Nae Soi yang sudah bekerja selama satu tahun setelah terpilih dan dilantik menjadi orang nomor satu dan nomor dua di NTT.

Baca juga: Akademisi sebut rakyat NTT belum rasakan program Viktor-Yoseph

Menurut Fredrik yang juga adalah seorang Rektor di civitas akademi tersebut tidak adil kalau baru satu tahun memimpin langsung dievaluasi kinerja kerjanya, namun satu hal yang diperhatikan adalah beberapa terobosan-terobosan yang merupakan langkah awal membangun NTT.

"Misalnya terobosan memproduksi garam yang tentu saja juga menjadi perhatian Presiden Joko Widodo, walaupun di luar itu ada beberapa hal yang harus diselesaikan oleh keduanya," tutur dia.

Di sisi lain, juga dimulainya pendidikan vokasi dengan pengiriman puluhan kaum milenial untuk belajar terkait vokasi di luar negeri.

"Walaupun hanya beberapa tetapi itu menunjukkan sudah ada ada niat dan bahkan sudah terlaksana. Itu adalah bukti loncatan besar,"ujar dia.

Bahkan menurut dia, di tangan Viktor dan Josef SDM masyarakat NTT sudah mulai disentuh agar bisa membangun NTT.

Baca juga: Polisi amankan nelayan NTB tangkap lobster tanpa izin di perarian NTT

Hal yang sama juga diakui oleh Akademisi dari Undana Prof Aloysius Liliweri yang menilai bahwa banyak terobosan-terobasan baru yang diterapkan yang justru membutuhkan keberanian dari seorang pemimpin.

"Seperti penutupan Pulau Komodo, lalu mulai dilakukan ekspor rumput laut, adalah bukti kerja satu tahun kedua pemimpin NTT itu sudah berjalan dengan baik," tambah dia.

Kehadiran Viktor dan Josef sendiri juga lanjut dia memberikan kejutan terapi bagi bawahannya agar harus cepat bekerja dan berpikir untuk mengejar ketertinggalan.


 

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Myzomela Prawiradilagae, spesies burung baru asal Alor

Komentar