Kementan apresiasi Pergub Integrasi Sapi-Sawit di Babel

Kementan apresiasi Pergub Integrasi Sapi-Sawit di Babel

Direktur Pakan Kementerian Pertanian, Sri Widayati (kiri) didampingi Pjs Sekda Provinsi Kepulauan Babel, Yulizar Adnan menyaksikan kontes ternak sapi di Pangkalpinang, Kamis (Babel.antaranews.com/Aprionis)

Ini sesuatu hal yang menggembirakan dan kami mengapresiasi langkah gubernur dalam mendukung program pemerintah dalam meningkatkan populasi sapi potong.
Pangkalpinang (ANTARA) - Kementerian Pertanian mengapresiasi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang telah menerbitkan Peraturan Gubernur tentang Integrasi Sapi-Sawit untuk mendukung program pemerintah meningkatkan populasi sapi potong nasional.

"Dukungan yang luar biasa dari Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan merupakan wujud komitmen serius menjadikan Bangka Belitung sebagai sentra sapi potong di Pulau Sumatera," kata Direktur Pakan Kementerian Pertanian Sri Widayati di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 43/2019 tentang Integrasi Usaha Sawit-Sapi pada Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kepulauan Babel sebagai acuan pengembangan usaha peternakan sapi di daerah itu.

"Ini sesuatu hal yang menggembirakan dan kami mengapresiasi langkah gubernur dalam mendukung program pemerintah dalam meningkatkan populasi sapi potong," ujarnya.

Menurut dia pola-pola integrasi yang telah diimplementasikan baik oleh kelompok maupun perusahaan swasta di daerah lain seperti Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur dapat dijadikan referensi bagi Pemprov Kepulauan Babel.

Baca juga: Kementan jadikan Babel daerah lumbung ternak

"Kami berharap perluasan jejaring kinerja antara unit-unit usaha integrasi dapat saling menguatkan untuk mempercepat manfaat dan hasil penerapan pola integrasi tersebut," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Babel, Juaidi mengatakan saat ini luas perkebunan sawit di Bangka Belitung 140.000 hektare sehingga perusahaan kelapa sawit ini akan memelihara 14.000 ekor sapi.

"Apabila program ini berjalan dengan baik dalam tiga tahun ke depan, swasembada sapi terwujud di daerah ini," katanya.

Menurut dia saat ini populasi petani Bangka Belitung masih kecil, sehingga angka ketergantungan pada daging sapi dari luar daerah masih tinggi.

"Kami menargetkan tiga tahun ke depan, Bangka Belitung sudah swasembada sapi potong, sehingga pengusaha ternak tidak perlu lagi mendatangkan sapi potong dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan dan kosumsi masyarakat," katanya. 
Baca juga: Babel luncurkan program integrasi sapi-sawit

Pewarta: Aprionis
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Swasembada daging sapi, Babel luncurkan integrasi sapi – sawit

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar