Info Haji

PPIH: 38 haji Debakarsi Batam meninggal

PPIH: 38 haji Debakarsi Batam meninggal

Jamaah haji Debarkasi Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menunggu waktu pemulangan ke daerah masing-masing. (FOTO ANTARA/Yunianti Jannatun Naim)

Jamaah yang meninggal bertambah lagi menjadi 38. Bertambah dua dari data sehari (Kamis, 5/9) sebelumnya
Batam (ANTARA) - Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mencatat jumlah jamaah haji yang meninggal di Tanah Suci, Arab Saudi  sebanyak 38 orang hingga Jumat (6/9).

"Jamaah yang meninggal bertambah lagi menjadi 38. Bertambah dua dari data sehari (Kamis, 5/9) sebelumnya," kata Kepala Bidang Humas dan Informasi PPIH Debarkasi Hang Nadim Batam, Syahbudi.

Data dua orang yang meninggal terakhir yaitu Tulus Sumaryadi Sukardi yang tergabung dalam kelompok terbang 29 asal Kota Pontianak, Kalbar, yang meninggal di RS King Faishal Mekkah, Kamis (5/9) waktu setempat.

Kemudian,  Sabar Ramli Badu Kuntji dari kloter 26 asal Kabupaten Kerinci, Jambi yang meninggal di RS King Faishal, Mekkah Rabu (4/9) waktu setempat.

Dengan begitu, kata dia, sebanyak 38 haji yang wafat, yaitu 15 orang asal Jambi, 10 orang asal Riau, 8 orang Kalimantan Barat (Kalbar) dan 5 orang Kepri.

Berikut nama 36 jamaah lain yang terdata meninggal di Tanah Suci yaitu Yunani Kosim Abdullah asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Raja Salmah Raja Mahmud asal Kabupaten Karimun Kepri dan Sucipto Yasmo Harjo asal Kuansing, Riau.

Kemudian Umar Ali Syapi'i asal Jambi, Sapar Dullah Mahadi asal Jambi dan Hamzah Yunus Endai asal Riau.

Kemudian Mulyono Sastro Dikromo asal Jambi, Usman Mambo Zainal asal Riau, Keminem Mintadrana Mentadikrama asal Jambi dan Maawiyah Saleh Ahmad asal Jambi.

Lalu, Rugayah Hasan Muhammad asal Jambi, Padmo Sumarto bin Singo asal Kepulauan Riau, Rabiah Yunus Sipan asal Kota Pontianak, Kalbar dan Daut Heri Muhammad Liyam asal Kabupaten Merangin Jambi.

Selanjutnya, Mochtar Abdul Gani asal Kabupaten Kubu Raya, Kalbar dan Marzuki Ismail Bujang asal Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar.

Hasmi Ruslan Zainud asal Kampar, Riau, Nahrawi Saini Sayed asal Bintan, Kepri dan Carsih Kadmiyah Remesi haji asal Riau.

Kemudian Jafar Janggut bin Ahmad Janggut asal Jambi, Susanah Supardi Harjo asal Kuansing, Riau, Kasmirin Mochammad Damiri asal Singkawang dan Siswo Priyono Abdul Aziz Hidayat asal Kota Pontianak, Kalbar.

Berikutnya, Rahana Syarif Wahid asal Batanghari, Jambi, Satar bin Muhammad Mahmud asal Kepulauan Anambas Kepri dan Tundur Brajim Boamin asal Tanjung Jabung Timur Jambi.

Lainnya, Sidi Ali Ramli Yusuf asal Pekanbaru Riau, Jemakir Sadi Proyo asal Tanjung Jabung Barat dan Jaslinar Abdul Latip Bin Abdul Samad, asal Jambi.

Kemudian, Sugiati binti Saliman Karyo asal Kabupaten Indragiri Hulu, Satari Saroji Sangid bin Saroji asal Kabupaten Sintang Kalimantan Barat dan Poniman bin Mat Rahum Afdullah asal Kabupaten Karimun Kepri

Selain itu, Muslimin Musthofa asal Talang Bakung Jambi, Khairil Abbas bin Salim asal Pekanbaru Riau dan Subli bin Muhammad asal Indragiri Hilir Riau meninggal di RS King Fadh Madinah, 15 Juli 2019.

Baca juga: Masih dirawat di RS, dua haji Debarkasi Batam tertunda pulang

Baca juga: 7.142 haji Debarkasi Batam tiba di Tanah Air

Baca juga: Jamaah haji Karimun dan Bintan kembali ke daerah

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar