Polisi tetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi alkes RSUD Padang

Polisi tetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi alkes RSUD Padang

Petugas dari Kepolisian Resor Kota Padang saat menggeledah ruang arsip RSUD dr Rasidin, di Padang, Jumat (6/9). (ANTARA/Fathul Abdi)

Padang, (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), sudah menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi Alat Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Rasidin.

"Dalam penyidikan saat ini sudah ditetapkan tersangka lima orang, empat dari unsur swasta dan satu dari Aparatur Sipil Negara (ASN)," kata Kepala Satuan Reskrim Polresta Padang, AKP Edryan Wiguna, di Padang, Jumat.

Baca juga: Direktur RSUD dr Rasidin mengaku tidak begitu tahu kasus korupsi alkes

Baca juga: Mantan ketua Nasdem Brebes terima fee pengadaan alkes

Baca juga: Siti Fadilah ajukan peninjauan kembali


Meskipun demikian ia belum bisa menyebutkan identitas atau inisial para tersangka itu.

Ia mengatakan para tersangka belum diperiksa dan belum dilakukan penahan badan sejak penetapan tersangka.

Sedangkan untuk proses pemberkasan, penyidik telah memeriksa puluhan saksi terdiri dari unsur swasta maupun pegawai.

Kasus itu adalah dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) pada 2013, anggaran berasal dari pemerintah pusat sebesar Rp10 miliar.

Namun belakangan kepolisian mengendus ada "masalah" dalam proyek tersebut, hingga dilakukan pengusutan dan ditetapkan lima orang sebagai tersangka.

Kasus tersebut disebut telah merugikan keuangan negara mencapai Rp5 miliar.

Edryan mengatakan tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus tersebut.

"Tidak tertutup kemungkinan ada penambahan tersangka lagi, karena proses penyidikannya masih berjalan," katanya.

Sebelumnya pada Jumat (6/9) sore, Polresta Padang menggeledah sejumlah ruangan di RSUD dr Rasidin di Sungai Sapiah, Padang.

Pewarta: Laila Syafarud
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Korupsi BPJS Kesehatan di RSUD Lembang segera disidangkan

Komentar