1.100 karung geobag disiapkan untuk minimalkan abrasi Karang Labuang

1.100 karung geobag disiapkan untuk minimalkan abrasi Karang Labuang

Bupati Hendrajoni dan rombongan saat meninjau lokasi terdampak abrasi di Kampung Karang Labuang, Jumat (06/9/2019). ANTARA/Didi Someldi/pri

kejadian ini terjadi akibat angin bertiup dari arah selatan ke utara
Painan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyiapkan 1.100 karung geobag berukuran dua kali satu meter guna meminimalkan abrasi pantai di kampung Karang Labuang, Kecamatan Lengayang.

"Karung-karung tersebut akan diisi pasir dan selanjutnya disusun di pinggir daratan guna meminimalkan abrasi pantai," kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di Painan, Minggu.

Menurutnya saat ini sekitar 40 meter daratan di kampung setempat telah terdampak abrasi dan jarak bibir pantai ke pemukiman warga hanya sekitar 10 meter saja.

"Penangannya mesti cepat, karena jika tidak selain akan meluluhlantakkan pemukiman warga, abrasi juga akan berdampak pada jalan lintas Sumatera Padang-Bengkulu yang hanya berjarak lebih kurang 50 meter dari bibir pantai," katanya lagi.

Abrasi katanya telah terjadi sekitar sebulan terakhir dan berbagai upaya telah ditempuh oleh pemerintah kabupaten termasuk menurunkan alat berat ke lokasi.

"Alat berat tersebut dioperasikan sudah lebih dari sepekan dengan tujuan untuk membuat pintu muara sungai yang baru," sambungnya.

Selain itu pihaknya juga telah menghubungi pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mengalokasikan anggaran guna membangun batu penahan ombak di lokasi.

Sementara itu, warga setempat, Ujang (50) mengatakan kejadian serupa serupa sebelumnya juga terjadi tepatnya pada 2009 namun kondisinya tidak separah saat ini.

"Kejadian ini terjadi akibat angin bertiup dari arah selatan ke utara, jika arah angin berbalik dari utara ke selatan maka dengan sendirinya abrasi akan berhenti. Pada 2009 ini juga pernah terjadi," ungkapnya.

Dirinya berharap pemerintah segera mengambil langkah tepat terkait kejadian ini, sehingga kerugian akibat abrasi bisa diminimalkan.

"Kami berharap pemerintah segera membangun batu penahan ombak di sepanjang pantai di kampung kami ini," ungkapnya.

Baca juga: Pencegahan abrasi di Pesisir Selatan Rp5 Miliar
Baca juga: Dua Sekolah Pantai Indonesia di Riau fokus antisipasi abrasi
Baca juga: Badan jalan di Aceh Barat tertutup akibat abrasi pantai

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar