Info Haji

Pemprov Jambi minta jamaah haji jadi panutan masyarakat

Pemprov Jambi minta jamaah haji jadi panutan masyarakat

Jamaah Haji Debarkasi Hang Nadim Batam menunggu waktu pemulangan ke daerah masing-masing. (Yunianti Jannatun Naim)

yang meninggal sudah melaksanakan ibadah haji yang fardu. Yang wajibnya dapat dibadalkan
Batam (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jambi meminta jamaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci mampu menjadi panutan bagi masyarakat.

"Kami berharap pada jamaah yang sudah sampai di Tanah Air dapat menjadi contoh dan tauladan dari masyarakat, terutama masyarakat yang tinggal sekitarnya," kata Asisten I Sekda Jambi Apani Saharudin, saat menyambut jamaah haji kelompok terbang 22 Debarkasi Batam yang tiba di Batam, Sabtu tengah malam.

Ia berharap, jamaah haji dapat menjaga ukhuwah Islamiyah di lingkungan tempat tinggalnya.

Jamaah haji yang baru tiba di Tanah Air juga diharapkan dapat memotivasi masyarakat, untuk ikut menjalankan ibadah di Tanah Suci dalam kesempatan berikutnya.

Sebanyak 443 orang jamaah haji Kloter 22 Debarkasi Hang Nadim Batam tiba di Tanah Air pada Jumat malam, dan langsung meneruskan perjalanan ke Jambi pada Sabtu dini hari, mengingat provinsi itu telah menjadi Embarkasi Haji Antara (EHA).

Sementara itu, Tim Kesehatan Haji Indonesia Kloter 22 BTH, Anita Dewi mengatakan, tiga orang jamaahnya meninggal saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Saat berangkat, jumlah jamaah 446 orang, dan saat kembali 443 orang, meninggal 3 orang, 2 lelaki dan 1 perempuan," kata dia.

Selain tiga yang meninggal, ia mengatakan kondisi jamaah seluruhnya relatif sehat, karena petugas kesehatan selalu melakukan penyuluhan.

Ketua Kloter 22, Abdullah Usman mengatakan 3 jamaahnya yang wafat di Arab Saudi yaitu Jamakir asal Tanjung Jabung Barat yang meninggal di klinik Arafah, Rohana meninggal di Mina dan Yunani meninggal di RS King Faishal.

Pembimbing Ibadah Haji Kloter 22, Mohammad Ali Ishak memastikan seluruh jamaah haji sudah menunaikan seluruh ibadah rukun dan wajib haji, termasuk 3 orang yang meninggal di Tanah Suci.

"Yang meninggal sudah melaksanakan ibadah haji yang fardu. Yang wajibnya dapat dibadalkan," kata dia.

Baca juga: Jamaah haji Batanghari disambut tangis haru keluarga
Baca juga: 448 jamaah haji Jambi sudah tiba di daerah asal
Baca juga: Jamaah haji Jambi tiba di Debarkasi Batam mulai 6 September

 

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Empat orang haji tidak ikut di kloter terakhir

Komentar