counter

Anies luncurkan #RuangBacaJakarta, ajak warga DKI budayakan membaca

Anies luncurkan #RuangBacaJakarta, ajak warga DKI budayakan membaca

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Dirut MRT William Sabandar, membaca buku selama perjalanan MRT usai meresmikan ruang membaca buku dan turun langsung dalam kampanye #RuangBacaJakarta di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (8/9/2019). ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta/aa.

Jakarta (ANTARA) - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, meresmikan ruang membaca buku serta turun langsung dalam kampanye #RuangBacaJakarta di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu.

Anies mengatakan kegiatan ini merupakan sebuah gerakan untuk mengajak masyarakat membaca di ruang publik. Dalam kegiatan itu Anies juga menyempatkan diri untuk membaca buku-buku berkualitas yang tersedia di ruang baca.

Baca juga: Bersepeda, Anies cek lahan parkir Thamrin yang akan ditutup

Baca juga: Sampah Kampung Bengek, Anies sayangkan aturan Jakarta berupa anjuran

Baca juga: Anies ungkap keinginan kelola trotoar Jakarta seperti New York


"Saya tadi baca buku kisah-kisah inspiratif, kumpulan dari Kantor Berita Antara. Jadi kita hari ini meluncurkan ruang baca buku di stasiun MRT. Tadi kita mulai di stasiun Bundaran HI dan sekarang kita di Lebak Bulus, di sini juga ada,” kata Anies dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu.

Gubernur Anies menjelaskan tujuan gerakan #RuangBacaJakarta adalah meningkatkan literasi masyarakat dan fasilitas ruang membaca buku yang dihadirkan di tengah padatnya aktivitas masyarakat Ibu Kota diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk membaca.

“Tujuan kita adalah membangun gerakan baca buku. Kita menyadari pentingnya literasi bagi semua masyarakat, apalagi di kota seperti Jakarta di mana kita menjadi bagian dari kota global. Untuk bisa maju berkembang maka warga harus bisa menjadi warga yang memiliki tingkat literasi tinggi. Salah satunya adalah dengan kegemaran membaca,” paparnya

Penumpang yang berminat untuk membaca buku yang disediakan di ruang baca tidak harus membaca buku pilhannya di lokasi tersebut.

Penumpang bisa membawa dan menikmati buku pilihan mereka sambil menikmati perjalanan dengan MRT dan buku tersebut bisa dikembalikan di rak-rak buku yang tersedia di stasiun tujuan.

Anies mengatakan kemudahan itu diberikan agar warga terbiasa membaca buku dan menjadi sebuah kebiasaan dalam keseharian warga Jakarta.

“Kita ingin agar membaca menjadi kebiasaan. Waktu longgar untuk membaca dan di perjalanan itu kesempatan bagi kita baca bacaan ringan seperti ini yang tadi saya baca. Ini bukan bacaan panjang karena ini kumpulan cerita pendek,” tambahnya.

Baca juga: Ibu kota pindah, Anies harap kesejahteraan-kesehatan warga meningkat

Baca juga: Selesai acara Jakarta Muharram Festival, Anies dihadang warga

Baca juga: Anies bertemu Jokowi bahas "urban regeneration" Jakarta


Anies juga menyambut baik jika ada anggota masyarakat yang ingin menyumbangkan bukunya ke pihak MRT.

“Kita sambut baik kalau masyarakat mau menyumbangkan buku tapi pesan saya sumbang bukunya yang memang bisa leluasa dibaca pada waktu pendek karena durasi peminjaman sebentar,” pesannya.

Meski baru tersedia di stasiun MRT, Anies berharap nantinya gerakan #RuangBacaJakarta bisa diperluas ke berbagai ruang publik atau fasilitas umum di Jakarta.

“Kita berharap nantinya di berbagai tempat di Jakarta, termasuk halte bis kita akan dorong lebih banyak rak buku untuk masyarakat baca,” pungkasnya.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemprov DKI siap tanggung pengobatan korban kericuhan

Komentar