counter

Menteri BUMN dukung pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa

Menteri BUMN dukung pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno saat kunjungan kerja di kawasan Pelindo Benoa, Bali. (Antaranews Bali/Komang Suparta/2019)

Dengan pembuatan tempat upacara di pura yang berada di kawasan pantai itu, maka masyarakat juga saat melakukan ritual keagamaan akan lebih nyaman. Semua ini adalah sebagai tindak lanjut dan koordinasi tokoh-tokoh adat dengan Pelindo
Denpasar (ANTARA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mendukung proyek pengembangan yang dilakukan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III di Benoa dalam upaya mendatangkan wisatawan kapal pesiar.

"Saya mendukung proyek pembangunan yang dilakukan PT Pelindo III di Benoa, Bali, dalam upaya mendatangkan wisatawan mancanegara melalui kapal pesiar. Oleh karena itu masyarakat setempat juga diharapkan ikut serta mengawasi pembangunan tersebut secara bersama-sama," kata Menteri Rini Soemarno saat kunjungan kerja di kawasan Pelindo III Benoa, Bali, Selasa.

Ia mengatakan dalam pembangunan pengembangan kawasan Pelindo III, pihaknya memperhatikan sudah ada koordinasi dengan masyarakat dan tokoh-tokoh adat, sehingga dalam pembangunan saling bersinergi dengan budaya setempat, termasuk juga para nelayan yang selama ini menambatkan perahunya di kawasan tersebut.

"Dalam pembangunan penataan kawasan ini, saya lihat sudah dibuatkan kanal-kanal untuk lalu lintas perahu nelayan, sehingga aktivitas para nelayan akan lebih baik dan nyaman," ujar Rini Soemarno yang juga didampingi CEO Pelindo III, Wayan Eka Saputra, anggota DPRD Bali Gusti Putu Budiarta dan tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Pesanggaran.

Pembangunan Pelabuhan Benoa Target Satu Tahun Selesai



Baca juga: Gubernur Koster setuju kesepakatan pengembangan Pelabuhan Benoa

Baca juga: Kemenko Maritim sebut Pelindo hentikan reklamasi Pelabuhan Benoa


Rini Soemarno lebih lanjut mengatakan, selain itu pihak Pelindo juga sudah mendukung pembangunan tempat upacara masyarakat setempat, sehingga dalam melakukan ritual warga itu akan lebih nyaman.

"Dengan pembuatan tempat upacara di pura yang berada di kawasan pantai itu, maka masyarakat juga saat melakukan ritual keagamaan akan lebih nyaman. Semua ini adalah sebagai tindak lanjut dan koordinasi tokoh-tokoh adat dengan Pelindo," ujarnya.

Dalam kegiatan kunjungan kerja Menteri BUMN tersebut hadir juga masyarakat dan tokoh adat Desa Pesanggaran serta pejabat pemerintah terkait.*

Baca juga: Pelindo III tanam 50.000 bibit bakau di Pelabuhan Benoa

Baca juga: Gubernur sebut Pelindo III setuju penataan ulang Pelabuhan Benoa

Pewarta: I Komang Suparta
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar