counter

Papua Terkini- Pangdam sebut Papua Barat seluruhnya sudah kondusif

Papua Terkini- Pangdam sebut Papua Barat seluruhnya sudah kondusif

Pelajar SMA lakukan konvoi Deklarasi Damai di Manokwari, Rabu (11/9/2019) (Antara/Toyiban)

Secara umum Papua Barat sudah normal, tapi belum tentu di media sosial
Manokwari (ANTARA) - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau menyatakan situasi keamanan di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat saat ini sudah kondusif.

"Mudah-mudahan dengan deklarasi ini seluruhnya bisa pulih kembali, termasuk di dunia maya. Secara umum Papua Barat sudah normal, tapi belum tentu di media sosial," kata Pangdam di sela kegiatan Deklarasi Damai Manokwari, Rabu.

Menurutnya, Deklarasi Damai digelar untuk mempersatukan persepsi terkait persoalan yang terjadi baik di Surabaya maupun Papua dan Papua Barat, bahwa masyarakat cinta damai dan ia pun meyakini masyarakat punya komitmen untuk menjaga situasi keamanan di daerah tersebut.

Baca juga: Warga Manokwari tanda tangan Deklarasi Damai

Terkait jaringan internet, lanjut Pangdam, Gubernur sudah melayangkan surat kepada pemerintah pusat. Saat ini, internet Papua Barat sudah berangsur pulih.

"Pascaricuh 19 Agustus, seluruh jaringan internet lumpuh total. Secara bertahap Kominfo mulai membuka dari jaringan wifi dan Indihome dan beberapa hari lalu jaringan data operator di sebagian daerah pun sudah mulai aktif," sebutnya.

Baca juga: Buchtar Tabuni ditangkap

Dari 13 kabupaten/kota di Papua Barat, kata dia, tersisa Manokwari dan Kota Sorong yang belum bisa membuka jaringan data operator.

"Mudah-mudahan setelah deklarasi ini Papua Barat terus membaik. Sehingga seluruh jaringan internet bisa diaktifkan kembali," ujar Pangdam lagi.

Baca juga: Papua Terkini - Warga dukung Deklarasi Damai Manokwari

Ia mengemukakan, informasi provokatif serta hoaks di media sosial cukup berpengaruh terhadap psikologi masyarakat di Papua Barat, baik warga asli Papua maupun non-Papua. Pemblokiran jaringan internet dilakukan sebagai upaya antisipasi.

Wayangkau berharap, arus informasi berupa konten berisi provokasi dan hoaks di media sosial terus menurun, agar situasi keamanan di provinsi ini pulih 100 persen.

 

Pewarta: Toyiban
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

519 pengungsi Wamena tiba dengan kapal di Surabaya

Komentar