counter

Habibie wafat, Anies: insan pers berhutang budi pada Habibie

Habibie wafat, Anies: insan pers berhutang budi pada Habibie

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pernyataan bela sungkawa pada media di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/9/2019), atas meninggalnya mantan Presiden ke-3 Baharuddin Jusuf Habibie di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Rabu ini. (Antara/Ricky Prayoga)

Insan pers, media massa, jurnalistik berhutang budi pada pak Habibie, karena beliau yang membuka dan membuat kita semua merasakan adanya kebebasan jurnalistik seperti yang kita rasakan hari ini,"
Jakarta (ANTARA) - Menyusul kabar duka mantan Presiden Indonesia Ke-3 Baharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia pada Rabu ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut insan pers berhutang budi pada almarhun.

"Insan pers, media massa, jurnalistik berhutang budi pada pak Habibie, karena beliau yang membuka dan membuat kita semua merasakan adanya kebebasan jurnalistik seperti yang kita rasakan hari ini," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Bukan saja sebagai bapak demokrasi yang membuka kemandekan soal kehidupan berpolitik di Indonesia, kata Anies, Habibie juga orang yang berjasa membuat dunia pers bebas lewat pengesahan Undang-Undang Pers saat dia menjabat.

"Bukan saja bapak demokrasi, tetapi juga beliau orang yang paling berjasa dalam membuat dunia pers menjadi bebas seperti sekarang ini. Jadi kita berhutang budi pada beliau," kata Anies.

Baca juga: Habibie wafat - Pemerintah serukan Hari Berkabung Nasional

Baca juga: Habibie wafat - Mengenang pesan Habibie "garbage in garbage out"

Baca juga: Habibie wafat - Batan sebut Habibie sosok kebanggaan Indonesia


Selepas diwawancarai wartawan secara singkat, Anies undur diri untuk melayat ke tempat BJ Habibie sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

"Sudah dulu ya terimakasih, saya harus segera ke sana," ucapnya.

BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB, Rabu 11 September 2019 dalam usia 83 tahun. Kabar tersebut disampaikan Thareq Habibie.

Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof dr Azis Rani dalam keterangan resminya menyebut bahwa Habibie masuk RSPAD sejak 1 September 2019.

Ia ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Sebelumnya, Presiden Ke-3 RI ini sempat dirawat di Jerman setelah mengalami kebocoran klep jantung.

Kabar kesehataannya yang menurun membuat sejumlah tokoh negeri ini mengunjungi BJ Habibie di RSPAD Gatot Soebroto.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anies sebut Indonesia perlu SDM berkualitas

Komentar