counter

BJ Habibie wafat, pewarta foto pingsan saat meliput pemindahan jenazah

BJ Habibie wafat, pewarta foto pingsan saat meliput pemindahan jenazah

FOTO DOKUMENTASI - Presiden Ke-3 RI BJ Habibie membidikkan kamera sakunya ke arah para wartawan saat menunggu kedatangan Presiden Filipina Joseph Estrada di Batam, Selasa (13/10/1998). Presiden Estrada menyempatkan bertemu Habibie disela-sela kesibukannya mengikuti pertemuan ekonomi di Singapura. Foto ANTARA/Audy MA/PF-02/ama.

Jakarta (ANTARA) - Seorang pewarta foto yang bertugas meliput pemindahan jenazah Presiden Ketiga Republik Indonesia B.J Habibie sempat tidak sadarkan diri akibat kelelahan.

"Pewarta foto EPA, namanya Bagus Indahono," kata seorang saksi yang juga pewarta foto Muhammad Risyal Hidayat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu.

Wartawan lainnya, Jamal mengatakan, kejadian tersebut berlangsung dengan cepat. Padatnya wartawan yang ingin meliput pemindahan jenazah BJ Habibie diduga menjadi salah satu alasan Bagus tidak sadarkan diri.

Saat tidak sadarkan diri, Bagus langsung ditangani oleh Kepala RSPAD Gatot Subroto Mayjen TNI Dokter Terawan di Instalasi Gawat Darurat RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Baca juga: Kominfo: BJ Habibie Bapak Teknologi Indonesia
Baca juga: Habibie Wafat- Anies: Habibie teladan bagi Bangsa Indonesia
Baca juga: Habibie Wafat - Din Syamsudin serukan salat Gaib untuk Habibie


Diduga Bagus Indahono tidak sadarkan diri karena mengalami serangan jantung.

Saat ini, Bagus sudah sadarkan diri dan masih berada di IGD RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk penangan medis lebih lanjut.

Presiden Ketiga Republik Indonesia BJ Habibie meninggal dunia pada usia ke-83 di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tes kesehatan Capim KPK jadi indikator penting

Komentar