counter

IHSG ditutup melemah dipicu aksi ambil untung

IHSG ditutup melemah dipicu aksi ambil untung

Pegawai melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (19/7/2019). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pd/pri

IHSG berakhir melemah setelah sempat optimis menguat karena sentimen ketegangan perang dagang yang mereda
Jakarta (ANTARA) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Kamis, ditutup melemah karena aksi ambil untung investor.

IHSG ditutup melemah 39,78 poin atau 0,62 persen ke posisi 6.342,17. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 9,92 poin atau 0,99 persen menjadi 992,62.

Analis Indo Premier Sekuritas, Mino di Jakarta, Kamis mengatakan kenaikan IHSG pada hari sebelumnya (11/9) dimanfaatkan investor untuk melakukan aksi ambil untung sehingga menahan pergerakan IHSG untuk bergerak di area positif.

"IHSG berakhir melemah setelah sempat optimis menguat karena sentimen ketegangan perang dagang yang mereda," ujarnya.

Ia menambahkan investor asing yang melakukan aksi jual turut menjadi salah satu faktor yang menekan IHSG. Mayoritas investor asing cenderung melepas sebagian sahamnya di sektor perbankan.

Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan jual bersih saham atau foreign net sell tercatat sebesar Rp491,59 miliar pada Kamis (12/9).

"Perbankan terkena aksi jual asing karena proyeksi perlambatan ekonomi nasional, melambatnya ekonomi dapat mengganggu kinerja sektor itu," katanya.

Proyeksi perlambatan ekonomi, tambah Mino, telah membuat kredit yang disalurkan berpotensi menurun, sehingga dapat berdampak pada pendapatan perusahaan sektor perbankan.

Sebelumnya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2020 tumbuh di bawah lima persen atau cenderung melambat hingga tahun berikutnya seiring kekhawatiran resesi ekonomi global.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI sebanyak 657.815 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,06 miliar lembar saham senilai Rp8,82 triliun. Sebanyak 175 saham naik, 213 saham menurun, dan 157 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 161,85 poin (0,75 persen) ke 21,759,60, indeks Hang Seng melemah 71,43 poin (0,26 persen) ke 27.087,63, dan indeks Straits Times melemah 9,56 poin (0,30 persen) ke posisi 3.194,96.

Baca juga: IHSG menguat seiring harapan meredanya perang dagang

Baca juga: IHSG ditutup menguat seiring potensi perang dagang mereda

Baca juga: IHSG bergerak terbatas karena sentimen perang dagang


Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Komentar