counter

BKPM kembali raih WTP untuk laporan keuangan 2018

BKPM kembali raih WTP untuk laporan keuangan 2018

Kepala BKPM Thomas Lembong menerima penghargaan sebagai kementerian/lembaga peraih opini WTP lima tahun berturut-turut dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Kamis (12/9/2019). ANTARA/HO/BKPM

Ke depan, kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan
Jakarta (ANTARA) - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2018 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dengan capaian tersebut, BKPM  mencatatkan WTP selama lima tahun berturut-turut yakni periode 2014-2018.

Kepala BKPM Thomas Lembong dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, menyampaikan opini WTP pada laporan keuangan BKPM selama lima tahun berturut-turut menunjukkan upaya lembaganya untuk terus menyelenggarakan pengelolaan anggaran yang lebih baik setiap tahunnya.

"Tahun ini untuk keduabelas kalinya BKPM menerima opini wajar tanpa pengecualian atas audit laporan keuangan. Dan tadi saya menerima plakat penghargaan bagi kementerian/lembaga peraih opini WTP lima tahun berturut-turut. Tentunya tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan agar penggunaan anggaran lebih efisien dan tepat guna, karena berasal dari rakyat sehingga pemerintah harus dapat mempertanggungjawabkan semuanya," katanya.

Penghargaan sebagai kementerian/lembaga peraih opini WTP lima tahun berturut-turut itu diserahkan langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada Kepala BKPM Thomas Lembong di Gedung Dhanapala, Jakarta, Kamis.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengapresiasi kementerian/lembaga yang berhasil mendapatkan opini WTP untuk audit laporan keuangan.

Namun, ia menekankan agar tidak mudah puas dan berhenti untuk mendapatkan WTP. Ia juga mendorong kementerian/lembaga untuk menggunakan pelaporan informasi keuangan untuk memperbaiki kualitas perencanaan penganggaran dan penggunaan anggaran itu sendiri.

"Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan perlu mengoptimalkan pengelolaan keuangan negara termasuk menggunakan informasi keuangan tersebut. Karena opini WTP bukanlah tujuan akhir, tetapi bagaimana pengelolaan keuangan dan pertanggungjawaban yang baik tersebut digunakan sebagai informasi sebagai masukan atau feedback bagi perencanaan penganggaran," jelasnya.

Selain penghargaan opini WTP lima tahun berturu-turut, BKPM juga mendapatkan penghargaan opini WTP untuk ke-12 kalinya dan Barang Milik Negara (BMN) Award Juara 3 Kategori Kualitas Pelaporan BMN untuk kelompok K/L dengan jumlah satuan kerja 11 sampai 100.

Pemerintah memberikan penghargaan kepada 36 kementerian/lembaga yang memperoleh opini WTP selama lima kali berturut-turut atas laporan keuangan tahun 2014-2018.

Selain itu, pemerintah memberikan penghargaan BMN Award dalam hal pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) kepada 11 K/L dalam tiga kategori (terbagi dalam tiga kelompok K/L) yaitu Utilisasi BMN, Kualitas Pelaporan BMN, dan Sertifikasi BMN, serta dua kategori tambahan yaitu Continuous Improvement dan Peer Collaboration.

Baca juga: Kemenkeu beri penghargaan WTP kepada Kemendagri dan BNPP
Baca juga: Kemenkop UKM pertahankan opini WTP lima tahun berturut-turut
Baca juga: BKPM genjot promosi investasi daerah

Pewarta: Ade Irma Junida
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sempat turun tajam, Korsel tingkatkan investasi di Indonesia - Wawancara khusus

Komentar