counter

Telkomsel serius garap segmen gim digital

Telkomsel serius garap segmen gim digital

Para pemain yang akan berlaga dalam turnamen IDBYTE 2019 di ICE, BSD, Tangerang pada 13-14 September 2019. ANTARA/Asep Firmansyah/am.

Tangerang (ANTARA) - Operator seluler Telkomsel menilai segmen pasar gim digital ponsel pintar (mobile gaming) merupakan industri yang menjanjikan sehingga akan digarap lebih serius.

"Telkomsel berkomitmen dalam industri gaming," kata Presiden Direktur Telkomsel Emma Sri Martini pada acara IDBYTE ESPORTS 2019, di Tangerang, Banten, Jumat.

Telkomsel akan menggandeng sejumlah perusahaan penerbit gim digital melalui portal Dunia Games sebagai langkah menggarap industri mobile gaming.

Anak perusahaan Telkom itu juga turut ambil bagian dalam penyediaan platform, pembayaran, pasar jual-beli untuk voucher game, distribusi konten, hingga penyelenggaraan turnamen dalam jaringan (online) maupun luar jaringan (offline).

Baca juga: Dorong industri gim lokal melaju dari "noob" ke "pro"

Telkomsel berencana menggelar 3.000 kegiatan terkait dengan eSport, termasuk diantaranya liga profesional dan turnamen online, hingga 2020.

Telkomsel mencatat peningkatan pengguna yang mengakses gim digital melalui layanannya naik hingga 28 persen pada 2017 dibanding 2016. Persentase itu kembali meningkat sembilan persen pada 2018.

Mengutip data dari Newzoo, persentase pemain gim pria dan wanita di Indonesia cukup berimbang yaitu 51 persen dan 49 persen. Data lain menunjukkan sebesar 45 persen dari para pemain gim digital di Indonesia itu merupakan para pekerja penuh waktu. Sedangkan pemain gim yang juga bekerja paruh waktu hanya 13 persen.

Baca juga: Telkomsel dorong munculnya ribuan usaha rintisan di Indonesia Timur

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cara PT KAI rangkul dan fasilitasi kaum milenial

Komentar