counter

Dolar AS melemah terhadap pound Inggris

Dolar AS melemah terhadap pound Inggris

ILUSTRASI: Mata uang Inggris pound sterling dan dolar Amerika Serikat. ANTARA/REUTERS/Thomas White/am.

Indeks dolar AS turun 0,06 persen menjadi 98,2532 pada akhir perdagangan
New York (ANTARA) - Kurs dolar AS melemah terhadap pound Inggris pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), di tengah harapan bahwa akan ada terobosan dalam proses Brexit, yakni Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker, pada Senin (16/9/2019) untuk membahas bagaimana Inggris meninggalkan Uni Eropa, Downing Street (Kantor Perdana Menteri Inggris) mengumumkan pada Jumat (13/9/2019).

Pertemuan itu merupakan bagian dari upaya berkelanjutan oleh pemerintah Inggris untuk mencari kesepakatan Brexit sebelum batas waktu Halloween, kata juru bicara Downing Street.

"Kami bekerja keras untuk mendapatkan kesepakatan dan berdiskusi tentang kesepakatan, tetapi ada jalan panjang," tambahnya, dilansir Xinhua.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,06 persen menjadi 98,2532 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1069 dolar AS dari 1,1073 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2479 dolar AS dari 1,2345 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik hingga 0,6881 dolar AS dari 0,6866 dolar AS.

Dolar AS dibeli 108,13 yen Jepang, lebih rendah dari 108,15 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9910 franc Swiss dari 0,9905 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3281 dolar Kanada dari 1,3211 dolar Kanada.

Baca juga: Harga emas berjangka jatuh, ditutup di bawah 1.500 dolar
Baca juga: Rupiah terapresiasi tembus Rp13.900, pasar pantau Bank Sentral AS
Baca juga: Dolar AS di paruh bawah 108 yen pada awal perdagangan di Tokyo

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menguatnya kurs dolar tak pengaruhi daya beli masyarakat

Komentar