Kebakaran di fasilitas Aramco Saudi berhasil dipadamkan

Kebakaran di fasilitas Aramco Saudi berhasil dipadamkan

Illustrasi: Fasilitas produksi perusahaan minyak Aramco, di Shaybah, Arab Saudi (REUTERS/Ahmed Jadallah)

Riyadh (ANTARA) - Kebakaran yang melanda fasilitas tambang minyak Saudi Aramco di Kota timur Abqaiq, Saudi Arabia berhasil dipadamkan, menurut laporan stasiun TV pemerintah, Al Arabiya pada Sabtu.

Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Sementara itu, belum ada konfirmasi resmi atas laporan Arabiya, yang tidak memberikan informasi lebih lanjut namun mengatakan otoritas Saudi akan mengeluarkan pernyataan nanti.

Pihak Aramco tidak langsung merespons untuk dimintai keterangan.

Kota Abqaiq terletak di sekitar 60 km barat daya Dhahran di Provinsi Timur Arab Saudi dan merupakan lokasi pabrik pemrosesan minyak terbesar di dunia. Mayoritas minyak Arab Saudi yang diekspor dari Teluk diproses di lokasi tersebut.

Ketegangan di kawasan tersebut memuncak pascaserangan tanker di perairan Teluk pada Juni dan Juli. Riyadh dan Washington menyalahkan Iran atas serangan tersebut, tuduhan yang dibantah oleh Teheran.

Kelompok al-Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran juga melancarkan serangan di perbatasan, menghantam ladang minyak Shaybah dengan 'drone' pada Agustus lalu dan dua stasiun pompa minyak pada Mei. Kedua serangan menyebabkan kobaran api namun tidak mengganggu produksi.

Pasukan keamanan berhasil menangkis serangan al Qaida terhadap Abqaiq pada 2006.

Penasihat pengadilan kerajaan Saudi, Turki Alalshikh, pada Sabtu mengecam apa yang dikatakannya kebohongan dan rumor di media sosial terkait video tak terverifikasi yang menunjukkan kebakaran tersebut.

"Syukurlah, aman dan selamat... Abqaiq baik-baik saja," cuitnya.

Sumber: Reuters

Baca juga: Al Houthi Yaman akui serang ladang minyak Arab Saudi
Baca juga: Assudais kecam serangan kilang minyak Aramco
Baca juga: Saudi jual saham Aramco dua triliun dolar AS

 

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DPR dorong Kemenag segera bicara dengan pemerintah Arab Saudi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar