Jenazah Wali kota pertama Cimahi dimakamkan di Bogor

Jenazah Wali kota pertama Cimahi dimakamkan di Bogor

Walikota Cimahi Itoc Tochija memberikan materi pada Forum Diskusi Multi Stakeholder Pemberdayaan Maysarakat, di aula komplek Perkantoran Pemkot Cimahi saat bertugas. ANTARA/Dokumen Humas Cimahi

Bandung (ANTARA) - Jenazah Wali kota pertama Kota Cimahi, Jawa Barat, Itoc Tochija yang meninggal dunia Sabtu (14/9) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akan dimakamkan di Bogor.

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priyatna mengatakan keluarga almarhum berencana melakukan pemakaman di Bogor karena merupakan daerah asal Itoc.

"Insyaallah (dimakamkan) di Bogor  karena beliau berasal dari Bogor, Subuh berangkat dari sini katanya," ujar Ajay di rumah duka di  Sukasari, Kota Bandung, Sabtu.
Baca juga: Wali kota pertama Cimahi meninggal dunia akibat penyakit jantung

Itoc dikabarkan meninggal dunia sekira pukul 12.50 WIB akibat penyakit jantung yang dideritanya. Sebelumnya Itoc juga sedang menjalani masa hukumannya setelah menjadi narapidana kasus korupsi proyek Pasar Raya Cibereum di Kota Cimahi.

Wali kota Cimahi Ajay mewakili masyarakat dan Pemerintah Kota Cimahi menyatakan duka atas kehilangan sosok Itoc yang telah banyak berkontribusi bagi Kota Cimahi.

Dia pun berharap keluarga Itoc bisa diberikan kesabaran serta ketabahan.
Baca juga: Itoc Tochija jalani sidang dengan alat bantu pernapasan

"Saya atas nama pribadi, atas nama Pemkot dan atas nama masyarakat Cimahi, turut berduka cita sedalam-dalamnya," kata dia.

Sebelumnya, Itoc yang terjerat kasus dugaan korupsi proyek Pasar Raya Cibereum di Kota Cimahi itu beberapa kali menjalani persidangan dengan alat bantu pernafasan.

JPU dari Kejaksaan Negeri Cimahi mendakwa Itoc melakukan penyalahgunaan APBD tahun anggaran 2006 dan tahun 2007 hingga vonis penjara empat tahun.
Baca juga: Itoc Tochija Ingin Cimahi Jadi Pusat Film Indie

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Seorang mahasiswa di Kendari meninggal dunia, diduga tertembak saat demonstrasi

Komentar