PMI dirikan posko kesehatan untuk bantu korban kabut asap Riau

PMI dirikan posko kesehatan untuk bantu korban kabut asap Riau

Posko kesehatan yang didirikan PMI Provinsi Riau untuk melayani warga yang terdampak kabut asap akibat karhutla. ANTARA/HO/PMI Provinsi Riau

Kondisi seperti ini sangat mengkhawatirkan dan berdampak pada kesehatan warga, bahkan tidak sedikit masyarakat yang menderita ISPA maupun kesulitan bernafas
Riau (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau mendirikan posko kesehatan untuk membantu korban kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar di beberapa tempat di wilayah itu.

"Posko kesehatan itu kami dirikan di Markas PMI Provinsi Riau dan juga berkoordinasi dengan PMI kabupaten dan kota untuk melakukan upaya respons dengan mendistribusikan masker kepada masyarakat yang terdampak langsung kabut asap karhutla," kata Kepala Markas PMI Provinsi Riau Amrina Ramli melalui sambungan telepon di Riau, Minggu.

Pihaknya juga sudah mendistribusikan ribuan masker PMI kabupaten maupun kota yang berada di bawah jajaran PMI Provinsi Riau, serta membagikan masker N95 untuk para petugas di lapangan.

Segala bentuk pelayanan di posko kesehatan diberikan secara gratis sebagai antisipasi banyaknya masyarakat yang mengalami permasalahan gangguan kesehatan karena  terpapar kabut asap karhutla yang kondisinya saat ini mengkhawatirkan.

Di posko kesehatan di Markas PMI Provinsi Riau di Jalan Mekarsari, Pekanbaru itu, juga disiagakan petugas paramedis dan dokter sebagai penangung jawab, supaya warga yang mengalami gangguan kesehatan dampak kabut asap bisa langsung tertangani.

Baca juga: Jarak pandang di Palangka Raya terbatas karena kabut asap

Dia mengatakan kondisi kabut asap saat ini di Riau pekat imbas karhutla, bahkan terlihat seperti mendung karena sinar matahari terhalang oleh tebalnya asap serta jarak pandang yang terbatas.

"Kondisi seperti ini sangat mengkhawatirkan dan berdampak pada kesehatan warga, bahkan tidak sedikit masyarakat yang menderita ISPA maupun kesulitan bernafas," kata dia.

Amrina mengatakan PMI provinsi, kabupaten, dan kota saat ini terus mengoptimalkan semua pelayanan antisipasi kabut asap karhutla, mulai dari ikut terlibat dalam proses pemadaman, pembagian masker gratis, posko kesehatan, serta mendorong pembuatan sarana ruang sehat bebas asap.

Baca juga: Pemkot Pontianak perpanjang libur sekolah dampak Karhutla
Baca juga: Mahasiswa Muhammadiyah: Audit pemda dengan karhutla

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Faktor penting penyebab kebakaran hutan dan lahan

Komentar