counter

Shopee Liga 1 2019

Pelatih Badak Lampung puas menahan seri PSM

Pelatih Badak Lampung puas menahan seri PSM

Pelatih Badak Lampung Milan Petrovic dan Pemain Badak Lampung Johan Yoga Saat memberikan keterangan usai pertandingan, Minggu (15/9/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

saya yakin kemenangan di kandang hanya tinggal menunggu waktu
Bandarlampung (ANTARA) - Pelatih Perseru Badak Lampung Milan Petrovic puas dengan hasil imbang 1-1 yang didapat timnya saat melawan PSM Makasar dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Wayhalim, Badarlampung.

"Saya sanga senang dengan hasil karena dengan hasil ini. Saya pun merasa tim ini semakin baik," kata Milan saat memberikan keterangan usai pertandingan di Bandarlampung, Minggu.

Milan menilai pemainnya sudah bermain maksimal yang mampu menahan imbang PSM padahal lawannya ini terbilang tim yang bagus dan menghuni papan atas Liga 1 shopee.

Milan mengakui bahwa pada pertandingan itu para pemainnya masih lemah dalam penyelesaian akhir sehingga ke depan akan mencari solusi untuk masalah ini.

"Saya lihat pemain sudah bermain baik, ke depan saya yakin tim ini akan menjadi tim yang kuat bila permainan seperti malam ini dipertahankan," kata dia.

Baca juga: 10 pemain PSM imbangi 1-1 Badak Lampung

Ia mengatakan fokus utamanya adalah memperbaiki pertahanan timnya yang rapuh tetapi kini terlihat sudah cukup tangguh.

"Memang kita belum mampu menang di kandang tapi dengan pertahanan yang tangguh dan akan melatih finishing, saya yakin kemenangan di kandang hanya tinggal menunggu waktu," kata dia.

Perseru-Badak Lampung diuntungkan oleh kartu kuning kedua pemain PSM Zulham Zamrun pada akhir babak pertama.

Badak Lampung tertinggal 0-1 pada menit ke-36 akibat gol pemain PSM Makasar Amido Balde, namun tuan ramah menyamakan kedudukan pada menit ke-62 setelah Johan Yoga memperdaya kiper PSM Rivky Mokodompit. Ini adalah gol pertamanya untuk Badak Lampung.


Baca juga: PSM Makassar bertekad rebut kemenangan di markas Badak Lampung

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar