Penanganan karhutla, Jokowi kunjungan kerja ke Riau

Penanganan karhutla, Jokowi kunjungan kerja ke Riau

Presiden Joko Widodo saat tiba di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin (16/9/2019) pada pukul 18.28 WIB. (ANTARA FOTO/HO/Biro Pers dan Media Setpres RI)

Jangan sampai ada yang namanya status siaga darurat. Ada api sekecil apa pun segera selesaikan, sudah. Kita ini kan punya infrastruktur organisasi sampai ke bawah. Desa ada Bhabinkamtibmas, Babinsa, ada semuanya. Mestinya begitu muncul kecil sudah ke
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau dalam rangka berkoordinasi mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Erlin Suastini, dalam rilisnya di Jakarta, Senin, mengungkapkan presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 17.00 WIB dan tiba di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau pada pukul 18.28 WIB.

Malam harinya, Presiden Jokowi bersama jajaran terkait diagendakan untuk langsung menggelar rapat terbatas mengenai karhutla.

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo telah melakukan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8).

Dalam rakornas tersebut, Presiden meminta kepada para aparat untuk bersiaga mulai dari tingkat yang paling bawah dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan lebih lanjut.

"Jangan sampai ada yang namanya status siaga darurat. Ada api sekecil apa pun segera selesaikan, sudah. Kita ini kan punya infrastruktur organisasi sampai ke bawah. Desa ada Bhabinkamtibmas, Babinsa, ada semuanya. Mestinya begitu muncul kecil sudah ketahuan dulu," kata Presiden saat itu.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Riau antara lain Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo.

Selain itu, turut menyertai Presiden ialah Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Adita Irawati, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, dan Sekretaris Militer Presiden Brigjen TNI Suharyanto.

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Soal Dirut PLN tersangka, Presiden serahkan ke KPK

Komentar