counter

Erwin Aksa: Pengusaha dituntut jeli tangkap peluang di industri 4.0

Erwin Aksa: Pengusaha dituntut jeli tangkap peluang di industri 4.0

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa dalam dialog ekonomi dan bisnis yang diselenggarakan Hipmi di Jakarta, Senin (16/9/2019) (ANTARA/ Zubi Mahrofi)

Sekarang merupakan era teknologi, di mana era inovasi dan kreativitas ada di dalamnya. Bagaimana menciptakan perubahan dan juga menciptakan pertumbuhan ekonomi
Jakarta (ANTARA) - Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa mengatakan pengusaha dituntut jeli untuk melihat dan menangkap peluang usaha di era industri 4.0.

"Sekarang merupakan era teknologi, di mana era inovasi dan kreativitas ada di dalamnya. Bagaimana menciptakan perubahan dan juga menciptakan pertumbuhan ekonomi," ujar Erwin Aksa dalam dialog ekonomi dan bisnis yang diselenggarakan Hipmi di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan setiap tahapan dalam revolusi industri akan membawa dampak dan konsekuensi terhadap perusahaan yang sudah ada.

"Dari revolusi industri pertama, yakni 1.0 yang ditandai dengan mesin uap sampai dengan revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat yang kemudian menimbulkan disrupsi," katanya.

Menurut dia, industri 4.0 mendorong terjadinya disrupsi dalam berbagai bidang, di mana terjadi perubahan akibat digitalisasi. Maka itu, perlu inovasi, kreativitas, serta enterpreneurship.

"Kita tidak bisa menghindari disrupsi yang terjadi di dalam negeri maupun di luar negeri. Sebagai pengusaha muda, jangan sampai kita mengganggu, tetapi harus menciptakan inovasi yang bisa masuk ke pasar di era teknologi," katanya.

Sementara itu, Calon Ketua Umum (Caketum) Hipmi untuk periode 2019-2022 Mardani H. Maming mengatakan bahwa dirinya siap memberikan pelatihan serta pendampingan untuk memastikan dan menyiapkan usaha yang sedang di jalankan agar bisa bersaing di era Industrialisasi 4.0.

"Saya berharap Hipmi ke depan bukan hanya menjadi wadah untuk berkumpul tapi memberikan manfaat yang bisa dirasakan secara nasional," katanya.

Calon Ketua Umum Hipmi lainnya, Bagas Adhadirgha mengatakan akan menerapkan dan menyediakan tiga dukungan mendasar bagi para pengusaha.

"Pertama-tama, kami akan menyiapkan support berupa mentoring, yaitu pelatihan dan pendampingan dalam segala aspek business management, finance, marketing dan entrepreneurship, tidak ketinggalan juga business digitalization untuk mempersiapkan bisnis di era digitalisasi ini," jelasnya.

Baca juga: Hipmi minta pemerintah permudah akses pembiayaan

Baca juga: Hipmi berharap pengusaha bermitra strategis dengan pemerintah

 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dari penjual kue hingga ketum Hipmi, Bahlil Lahadalia kini calon menteri

Komentar