counter

Pemerintah hentikan penerbangan ke dua tempat karena masalah keamanan

Pemerintah hentikan penerbangan ke dua tempat karena masalah keamanan

Pesawat yang digunakan untuk mendukung program subsidi penerbangan di wilayah pegunungan Papua. (ANTARA News Papua/Marius Frisson Yewun).

Sesuai keputusan Dirjen terbaru, untuk dua bandara tujuan (Mugi dan Mapenduma) akan dialihkan ke Wamena-Kurupun dan Wamena-Sobahan di Yahukimo.
Wamena (ANTARA) - Pemerintah melalui Dirjen Perhubungan Udara menghentikan penerbangan ke dua titik di Provinsi Papua karena masalah keamanan.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Wamena di Jayawijaya, Joko Harjani di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa, mengatakan keputusan Dirjen itu diterima minggu kemarin.

Penerbangan yang dihentikan adalah penerbangan perintis dengan rute Wamena-Mugi dan Wamena-Mapenduma.

"Kami ada tiga rute untuk perintis kargo. Yang jalan adalah Wamena-Anggolok. Sementara duanya tidak bisa jalan karena kondisi keamanan di bandara tujuan," katanya.


Baca juga: Airnav pastikan penerbangan di Sorong-Manokwari normal

Baca juga: Gubernur segera surati Sriwijaya Air terkait penghentian penerbangan


Sebelumnya pihak UPBU dan maskapai Susi Air telah sepakat menyukseskan perintis kargo ke tiga wilayah, tetapi pilot memilih tidak terbang ke dua lokasi itu.

"Kami mulai kontrak pada bulan April, lalu pilot tidak mau berangkat ke sana," katanya.

Agar pelayanan penerbangan perintis kargo bisa tetap berjalan, pemerintah mengalihkan dua rute itu ke daerah teraman di Kabupaten Yahukimo.

"Sesuai keputusan Dirjen terbaru, untuk dua bandara tujuan (Mugi dan Mapenduma) akan dialihkan ke Wamena-Kurupun dan Wamena-Sobahan di Yahukimo," katanya.*

Baca juga: Penerbangan ke Manokwari akan dihentikan sementara Sriwijaya Air

Baca juga: Pemerintah resmi operasikan penerbangan subsidi perintis 13 rute


 

Pewarta: Marius Frisson Yewun
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bandara Husein Sastranegara ditutup sementara

Komentar