Honesti Basyir digeser, Verdi Budidarmo pimpin Kimia Farma

Honesti Basyir digeser, Verdi Budidarmo pimpin Kimia Farma

Direktur Utama PT Kimia Farma Persero Tbk Honesti Basyir ditunjuk untuk memimpin PT Bio Farma Persero di Jakarta, Rabu (18/9) (Indra Arief Pribadi)

Honesty Basyir sudah diangkat menjadi Dirut Biofarma
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Kimia Farma Persero Tbk Honesti Basyir digeser untuk memimpin PT Bio Farma Persero, dan posisinya digantikan Verdi Budidarmo yang sebelumnya menjabat Direktur Produksi dan Rantai Pasokan Kimia Farma.

Hal tersebut sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Kimia Farma yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu.

"Honesty Basyir sudah diangkat menjadi Dirut Biofarma. Di RUPSLB ini Honesty diberhentikan dan digantikan Verdi Budidarmo dan Verdi digantikan Direktur Produksi dan Rantai Pasokan Andi Prazos," ujar Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro usai RUPSLB Kimia Farma di Jakarta, Rabu.

Verdi Budidarmo sebelumnya menjabat sebagai Direktur Produksi & Rantai Pasokan Kimia Farma sejak 20 April 2017.

Selain Verdi, Kimia Farma juga memberhentikan dengan hormat IGN Suharta Wijaya untuk diangkat menjadi Direktur Keuangan Bio Farma. Untuk menggantikan Verdi dan Suharta, Kementerian BUMN selaku pemegang mayoritas saham Kimia Farma, mengangkat Pardiman serta Iman Fathorrahman ke jajaran direksi.

Selain perombakan jajaran direksi, RUPSLB emiten farmasi tersebut juga menyetujui untuk aksi Penambahan Modal Perseroan Dengan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (rights issue) guna menambah modal kerja untuk mengembangkan usaha perseroan. Izin untuk rights issue diberikan selama satu tahun ke depan.

Terdilusi

Wahyu Kuncoro mengatakan pemerintah tidak mengalokasikan Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam Rancangan APBN 2020 bagi Kimia Farma. Oleh karena itu, rights issue Kimia Farma kemungkinan tidak akan diserap pemerintah sehingga saham pemerintah di emiten farmasi itu akan terdilusi menjadi sekitar 70 persen dari 90 persen. Meski demikian, dengan kepemilikan saham sebesar itu, pemerintah masih menjadi pemegang mayoritas saham Kimia Farma.

"Sampai saat ini masih dianalisis oleh penasehat keuangan opsi (rights issue) seperti apa," ujarnya.

Adapun susunan dewan komisaris dan direksi Kimia Farma berdasarkan hasil RUPSLB Rabu ini adalah sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
Komisaris Utama : Untung Suseno Sutarjo
Komisaris Independen : Wahono Sumaryono
Komisaris Independen: Nurrachman
Komisaris : Subandi Sardjoko
Komisaris :Chrisma Aryani Albandjar

Dewan Direksi :
Direktur Utama : Verdi Budidarmo
Direktur Keuangan : Pardiman
Direktur Pengembangan Bisnis : Imam Fathorrahman
Direktur Produksi dan Supply Chain : Andi Prazos
Direktur Umum dan Human Capital : Dharma Syahputra
 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

80 pemudik Kampung Rambutan jalani perawatan medis

Komentar