counter

Pemerintah dukung pemanfaatan AI untuk bangun SDM unggul

Pemerintah dukung pemanfaatan AI untuk bangun SDM unggul

Deputi II Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Sosial, Ekologi dan Budaya Strategis Kantor Staf Presiden Yanuar Nugroho memberikan keterangan usai mengikuti International Conference: Embedding Artificial Intelligence (AI) in Education Policy and Practice for Southeast Asia yang digelar di Jakarta, Rabu (18/9/2019). (ANTARA/Katriana)

jangan fobia pada perkembangan teknologi,
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah sangat mendukung pemanfaatan Artificial Intelligence bagi kemajuan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul, kata Deputi Kantor Staf Presiden Yanuar Nugroho.

"Kami tentu saja sangat mendukung ini. Karena kalau kita lihat visi lima tahun ke depan, fokusnya memang pada pembangunan SDM," katanya usai mengikuti acara International Conference: Embedding Artificial Intelligence (AI) in Education Policy and Practice for Southeast Asia yang digelar di Jakarta, Rabu.

​Deputi II Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Sosial, Ekologi dan Budaya Strategis​​​​​​ tersebut mengatakan, bahwa Presiden memang sedang fokus pada pembangunan manusia yang unggul dalam visinya SDM unggul untuk Indonesia maju.

Fokus utama pada pembangunan manusia itu, selain kesehatan, adalah pendidikan. Bersamaan dengan pembangunan SDM tersebut, perkembangan teknologi tidak bisa dihalangi, tambah dia.

Baca juga: Kemendikbud seriusi pemanfaatan kecerdasan buatan majukan pendidikan

"Suka tidak suka, mau tidak mau, teknologi berkembang terus," katanya.

Dan kemajuan teknologi yang begitu cepat itu akan menggeser mereka yang lambat dalam menyikapi perubahan era, yang saat ini tengah memasuki era revolusi industri 4.0. Di era tersebut, pemanfaatan komponen berupa Artificial Intelligence tidak dapat dihindari.

"Tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana perkembangan teknologi dapat mewujudkan visi pembangunan manusia yang unggul, "ujarnya.

Oleh karena itu, pemerintah sangat mendukung pendekatan yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama dengan SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization) Center, SEAMEO Secretariat UNESCO dan kementerian lain dalam memanfaatkan AI di bidang pendidikan sebagai sarana untuk mengembangkan SDM yang unggul di Indonesia.

"Yang penting, bagaimana kita memanfaatkan AI dalam pendidikan. Maka, jangan fobia pada perkembangan teknologi," katanya.


Baca juga: AI bukan cuma milik ponsel mahal

Pewarta: Katriana
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sepekan, Istora jadi ajang ekspresi budaya nusantara

Komentar