counter

IHSG menguat ditengah turunnya bursa saham Asia

IHSG menguat ditengah turunnya bursa saham Asia

IHSG pada perdagangan Rabu (18/9/2019) menguat ditengah turunnya bursa saham Asia. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Jakarta (ANTARA) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup menguat ditengah turunnya bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup menguat 39,94 poin atau 0,64 persen ke posisi 6.276,63. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,92 poin atau 0,6 persen menjadi 991,84.

"Para pelaku pasar menyambut baik terkait dengan meredanya sentimen perang dagang, berakhirnya rezim suku bunga tinggi global. Diperkirakan bahwa The Fed maupun BI akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps,," kata analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Rabu.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka menguat 2,02 poin

Di sisi lain, lanjut Nafan, pelaku pasar juga mengapresiasi terkait dengan terjaminnya stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan.

Sementara itu, analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, tiga sentimen positif bagi indeks hari ini yaitu penguatan rupiah, "window dressing", dan meredanya sentimen cukai rokok.

Windows dressing adalah strategi yang dilakukan oleh manajer investasi maupun perusahaan terbuka untuk mempercantik portofolio atau performa laporan keuangan sebelum ditampilkan kepada para pemegang saham.

Terkait cukai rokok, pasar kembali netral setelah efek kejut dari rencana kenaikan tarif cukai rokok 23 persen pada 2020 pada awal pekan lalu.

Baca juga: IHSG diprediksi menguat hari ini, dipicu redanya sentimen Timur Tengah

"Karena window dressing berlanjut, maka IHSG akan menguat kembali dalam range 6.250-6.320 besok," ujar William.

Dibuka menguat, IHSG betah berada di teritori positif sepanjang hari hingga penutupan perdagangan saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau "net foreign sell" sebesar Rp338,04 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 595.539 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,53 miliar lembar saham senilai Rp7,87 triliun. Sebanyak 203 saham naik, 189 saham menurun, dan 153 saham tidak bergerak nilainya

Sementara itu, bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 40,61 poin (0,18 persen) ke 21.960,71, indeks Hang Seng melemah 36,12 poin atau 0,13 persen ke 26.754,12, dan indeks Straits Times melemah 16,16 poin (0,51 persen) ke posisi 3.166,84.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Komentar