Menhan tegaskan Papua bagian tak terpisahkan dari NKRI

Menhan tegaskan Papua bagian tak terpisahkan dari NKRI

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat memberikan Pembekalan Bela Negara kepada masyarakat di Desa Babrongko Umandrow, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (19/9/2019). ANTARA/Syaiful Hakim/pri

Ini merupakan ideologi yang ajaib dan hebat. Karena itu tidak ada alasan bagi kita semua untuk tidak menjaga Pancasila, tutur Ryamizard Ryacudu
Jayapura (ANTARA) - Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa Papua merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Papua adalah bagian penting yang tidak terpisahkan dari NKRI sampai kapanpun, sampai dunia ini tenggelam. Kalau ada orang ingin memisahkan diri dari NKRI itu hanya mengkhayal. Itu tidak perlu karena buang-buang tenaga," kata Ryamizard saat memberikan Pembekalan Bela Negara kepada masyarakat di Desa Babrongko Umandrow, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu.

Menurut dia, membela suatu negara merupakan hal yang diwajibkan oleh setiap agama.

"Agama manapun akan melarang mendirikan sebuah negara di dalam negara atau memberontak," tegas Ryamizard.

Baca juga: Pemindahan ibu kota negara ke Kaltim telah melalui kajian strategis

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini pun mengingatkan bahwa Papua ini adalah bagian sah dari NKRI yang sudah berusia 74 tahun.

"Ini tugas kita bersama. Sebagai duta-duta bela negara, saudara bertanggung jawab untuk menjaga keutuhan NKRI selamanya. Kobarkan terus di dada kalian NKRI dan Pancasila harga mati," kata Menhan.

Pancasila adalah perekat bangsa Indonesia dari Sabang sampai ke Papua ini, dari Pulau Rote hingga Pulau Miangas. Perekatnya adalah Pancasila.

Ryamizard kembali menegaskan bahwa Pancasila adalah Indonesia itu sendiri, mengganti Pancasila berarti mengganti Indonesia. Pancasila akan timbul dan tenggelam bersama negara ini.

Baca juga: Menhan ajak mahasiswa jaga Pancasila

"Hancurnya Pancasila adalah hancurnya negara," tuturnya.

Oleh karena itu, sudah menjadi kesepakatan dan tugas bersama untuk selalu menjaga dan melestarikan Pancasila sebagai identitas bangsa yang harus selalu tercermin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Pancasila adalah ideologi negara yang sudah final dan tidak boleh ditawar-tawar lagi. Kita semua harus bangga dengan Pancasila," jelas Menhan.

Baca juga: Menhan tegaskan mengganti ideologi Pancasila adalah pengkhianat

Pancasila telah terbukti ampuh mempersatukan beribu-ribu perbedaan mulai dari suku bangsa, budaya, ras dan agama.

"Ini merupakan ideologi yang ajaib dan hebat. Karena itu tidak ada alasan bagi kita semua untuk tidak menjaga Pancasila," tutur Ryamizard Ryacudu.

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menhan akan gandeng Kemendikbud bentuk komponen cadangan

Komentar