counter

Laporan dari London

Keragaman budaya Nusantara warnai Resepsi Diplomatik Madrid

Keragaman budaya Nusantara warnai Resepsi Diplomatik Madrid

Ilustrasi Menteri Pertanian, Perikanan dan Makanan, Spanyol yang berkunjung ke stand Indonesia, mencicipi jajanan pasar khas Indonesia, “klepon” pada pembukaan pameran Internasional Salon De Gourmet ke-33 berlangsung di IFEMA Madrid baru-baru ini.

London (ANTARA) - Keragaman budaya Nusantara ditampilkan Dubes Indonesia di Madrid beserta istri dengan berbusana adat Bali dan staf KBRI dan warga Indonesia berpakaian tradisional dari Batak, Jawa, Makassar, Betawi, Palembang dan daerah lainnya bahkan pakaian Gatot Kaca membuat resepsi diplomatik di Madrid berwarna.

Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Madrid, Ekalyptha Setyo Cahyono kepada Antara London, Kamis menyebutkan resepsi Diplomatik tahun ini juga dimaksudkan untuk mempromosikan keragaman budaya Nusantara.

Acara dibuka dengan iringan musik dan Tarian Persembahan dari Bali oleh Cucuk Lampah yang diikuti Dubes Hermono bersama Mrs. Ana María Sálomon Pérez, Direktur Jenderal Amerika Utara, Eropa Timur, Asia dan Pasifik, Kementerian Luar Negeri Spanyol sebagai tamu kehormatan.

Baca juga: KBRI minta Diaspora promosi Indonesia di Spanyol

Dubes Hermono mengatakan kemeriahan perayaan dan peringatan Kemerdekaan RI ke-74 tidak hanya berlangsung di Tanah Air, namun juga di berbagai belahan dunia termasuk di Madrid, Spanyol.

Dikatakannya tamu undangan dari berbagai kalangan dan diplomatik di Madrid mengapresiasi dan mengagumi keragaman budaya yang ditampilkan. Tidak hanya itu, semua makanan khas yang disajikan pun habis bahkan banyak undangan yang tidak segera beranjak meskipun malam sudah mulai larut.

Undangan menikmati berbagai makanan khas Indonesia antara lain Sate Ayam, Nasi Bali, Siomay dan Pecel Pincuk, makanan ringan seperti Getuk, Onde-onde, Lapis Surabaya dan Lapis Legit sambil menyaksikan tayangan video promosi pariwisata melalui layar LED.

Baca juga: Sajian kuliner Makassar dapat pujian di Madrid

Hadirin juga dihibur iringan gamelan Jawa yang dimainkan warga Indonesia dan Spanyol antara lain memainkan tembang Gangsaran, Gugur Gunung, Sluku-Sluku Batok, Manyar Sewu, Kebo Giro dan Edan Mas.

Sebagian hadirin juga nampak mengajak foto bersama para staf mengenakan baju tradisional dengan latar belakang batik maupun lukisan pahat yang ada di Wisma Duta.

Resepsi Diplomatik kali ini terasa berbeda karena dihadiri rombongan Din Syamsuddin, Haedar Nashir dan Abdul Mukti dari PP Muhammadiyah yang sedang menghadiri Conference of Community of Sant Egidio yang diadakan di Madrid.

Baca juga: KBRI dan Kemenpar promosi investasi pariwisata di Madrid

Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar