counter

ASEAN Robotic Day sebagai penguatan daya saing pegiat robotika

ASEAN Robotic Day sebagai penguatan daya saing pegiat robotika

Dua peserta memperlombakan dua robot karya mereka dalam lomba sumo di ASEAN Robotic Day 2019 yang digelar di SMAN 28 Jakarta, Jumat (20/9/19). (ANTARA/Katriana)

Saya ingin teman-teman se-Indonesia ini, karena memang minat pelajar Indonesia sangat kurang dalam robotika, melihat kegiatan ini sebagai pembuka kesadaran bahwa sebenarnya robotika tidak seperti yang kalian pikirkan, dan sebenarnya lebih seru.
Jakarta (ANTARA) - SMA Negeri 28 Jakarta menggelar acara ASEAN Robotic Day 2019 yang bertujuan untuk menguatkan daya saing para pegiat robotika di Indonesia melalui kompetisi robotika dengan negara-negara lain di ASEAN.

"Kami ingin Indonesia bisa menjadi mercusuar pengembangan ilmu dan teknologi di ASEAN," kata Ketua Panitia ASEAN Robotic Day 2019 Muhammad Syahravi Hatta di SMAN 28 Jakarta, Jumat.

Syahravi mengatakan perlombaan tersebut telah dimulai sejak 2007 dan awalnya diadakan setiap satu tahun sekali tetapi kemudian diubah menjadi dua tahun sekali sejak 2013.

Lomba tersebut diadakan dengan melibatkan banyak peserta dari seluruh Indonesia dan juga dari negara-negara di ASEAN.

Baca juga: Robot-robot beradu dalam ASEAN Robotic Day 2019

Baca juga: Bekraf dorong kurikulum koding ditanamkan sejak sekolah dasar


Pada ASEAN Robotic Day tahun ini, empat peserta dari Filipina dan sekitar 12 dari Malaysia turut hadir dan berkompetisi dengan peserta lain dari sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, seperti dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan juga dari Kalimantan dan Sumatera.

Selain untuk meningkatkan daya saing para pegiat robotika di Indonesia, ASEAN Robotic Day 2019 juga dijadikan sebagai ajang silaturahim antar pegiat robotika di seluruh Indonesia.

"Kami juga ingin membangun jembatan hubungan antara pegiat robotika di Indonesia dengan mereka yang berada di ASEAN," kata panitia lomba yang juga mengaku telah banyak mengikuti perlombaan robotika di tingkat nasional dan internasional tersebut.

Melalui kegiatan tersebut, Syahravi juga berharap para pelajar di seluruh Indonesia bisa termotivasi untuk mencintai kegiatan robotika yang sebenarnya sangat menyenangkan.

"Saya ingin teman-teman se-Indonesia ini, karena memang minat pelajar Indonesia sangat kurang dalam robotika, melihat kegiatan ini sebagai pembuka kesadaran bahwa sebenarnya robotika tidak seperti yang kalian pikirkan, dan sebenarnya lebih seru," jelasnya.

ASEAN Robotic Day 2019 digelar pada 19-21 September 2019 dengan melibatkan sekitar 400 peserta dari dalam dan luar negeri.

Mata lomba yang ditampilkan pada ASEAN Robotic Day 2019 tersebut diantaranya lomba maze solving, sumo, soccer, creative, underwater dan lomba Amphibious Solar Vehicle.*

Baca juga: Kemendikbud: Asean robotic cikal bakal masa depan penerus bangsa

Baca juga: Dinas Pendidikan DKI buka Asean Robotic Day di SMAN 28 Jakarta

Pewarta: Katriana
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar