counter

Chungha sering diminta penggemar datang ke Indonesia

Chungha sering diminta penggemar datang ke Indonesia

Idola K-Pop Chungha dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (20/9/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)

Jakarta (ANTARA) - Idola K-Pop, Chungha mengaku sering diminta para penggemarnya melalui laman media sosial, untuk datang ke Indonesia. Sang idola pun menyanggupi permintaan itu.

"Di internet, aku sering mendapat like dan undangan dari fans di Indonesia lewat internet untuk datang ke Indonesia," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Pelantun "Snapping" itu akan tampil perdana di Istora Senayan Jakarta malam ini dalam gelaran acara yang diselenggarakan salah satu perusahaan penyedia layanan telekomunikasi.

Baca juga: Yesung Super Junior kolaborasi dengan Chungha

Dia mengaku senang bisa menginjakkan kaki di Indonesia dan rasa senangnya bertambah saat mendapatkan sambutan luar biasa dari para penggemarnya bahkan sejak di bandara.

"Sejak sampai di bandara sudah disambut penggemar di Indonesia, aku sangat senang. Sekarang sudah datang ke Indonesia, semakin senang," tutur Chungha.

Chungha mulai dikenal publik setelah bergabung dalam grup IO1, grup jebolan ajang "Produce 101 musim pertama" pada tahun 2016.

Baca juga: Kim Yo-han X1 tertarik geluti dunia akting

Baca juga: I.O.I tunda rilis album baru hingga Desember


Setahun kemudian, grup itu dibubarkan dan ke-11 personelnya memulai karir mereka masing-masing, termasuk Chungha.

Dia memulai bersolo karir pada Juni 2017 melalui mini album "Hands on Me" dengan lagu utama "Why Don't You Know".

Pada Juni 2019, dia mengeluarkan mini album ke empat "Flourishing" dengan lagu utama "Snapping."

Akhir Desember 2019, IOI dikabarkan akan kembali ke industi K-Pop, namun hanya sembilan personel termasuk Chungha. Mereka bernaung di bawah agensi Swing Entertainment dan Studio Blu.

Baca juga: Dugaan kecurangan empat musim "Produce 101" mulai diselidiki

Baca juga: X1 ungkap rencana dan harapan usai debut


 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar