counter

Perusahaan Jepang ikut jaga kelestarian laut Indonesia

Perusahaan Jepang ikut jaga kelestarian laut Indonesia

Kegiatan melepas tukik (anak penyu) oleh karyawan PT Sushi Tei Indonesia di Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu 921/9/2019) (Dokumentasi PT Sushi Tei Indonesia)

Kami sadar bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dan sebagai sebuah restoran yang mayoritas menggunakan bahan baku dari hasil laut, kami perlu mengambil bagian dalam menjaga kelestarian laut dengan mengembalikan apa yang sudah diambil dari laut,
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan asal Jepang yang bergerak di bidang pangan menggelar sejumlah kegiatan di Pulau Pramuka Kepulauan Seribu sebagai upaya turut menjaga kelestarian laut Indonesia.

Direktur PT Sushi Tei Indonesia, Sonny Kurniawan di Jakarta, Senin mengatakan, kegiatan yang diikuti seluruh jajaran direksi dan 200 karyawan tersebut berupa penanaman 5.000 pohon bakau (mangrove), melepaskan tukik (anak penyu) kembali ke laut, dan penanaman terumbu karang di dasar laut.

Kegiatan bertema "From Sea To Sea" yang digelar pada 21 September 2019 itu, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga kelestarian laut beserta ekosistemnya.

“Kami sadar bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dan sebagai sebuah restoran yang mayoritas menggunakan bahan baku dari hasil laut, kami perlu mengambil bagian dalam menjaga kelestarian laut dengan mengembalikan apa yang sudah diambil dari laut,kembali ke laut – 'From Sea to Sea'," ujarnya.

Kepulauan Seribu merupakan wajah pengelolaan perairan untuk kepulauan di Indonesia. Lokasinya yang berdekatan dengan pusat pemerintahan dan ibu kota negara menjadikan Kepulauan Seribu sebagai salah satu destinasi favorit untuk warga Jakarta bahkan seluruh Indonesia.

Namun, tambahnya, masalah terbesar yang terjadi saat ini adalah perubahan iklim dan tingginya tingkat pencemaran, yang mengakibatkan pengurangan dan kerusakan kawasan mangrove dan terumbu karang serta kehidupan biota laut di perairan tersebut.

Seluruh penghidupan di laut, baik langsung maupun tidak, bergantung pada keutuhan ekosistem terumbu karang dan ekosistem laut lainnya.

Terumbu karang berfungsi sebagai ‘jaminan’ ketersediaan ikan bagi laut. Artinya, wilayah sekitar terumbu karang adalah tempat berkembang biak sebagian besar ikan di laut.

Nutrisi masyarakat dunia yang berasal dari protein ikan laut tergantung dari keberadaan terumbu karang. Begitu juga dengan Mangrove yang membentuk tempat perlindungan yang nyaman (tempat bertelur) bagi biota laut, khususnya udang, kepiting dan ikan.

Sedangkan penyu mempunyai peran penting dalam menjaga ekosistem laut yang sehat, tambahnya, laut yang sehat akan menjadi habitat berjuta-juta ikan sebagai sumber protein penting bagi manusia.

“Kami berharap apa yang kami lakukan di Pulau Pramuka dapat membantu menjaga kelestarian laut beserta ekosistemnya. Kami persembahkan ini untuk seluruh masyarakat Indonesia agar bermanfaat bagi bangsa dan negara hingga anak cucu kita nanti," ujar Sony.

Pada kesempatan itu Green Edelweiss Foundation (GEF) yang merupakan organisasi nirlaba dan sudah berpengalaman dalam melakukan kegiatan konservasi menyerahkan sertifikat terkait kegiatan tersebut.

Baca juga: Indonesia unjuk komitmen benahi ekosistem rumput laut dan hutan

Baca juga: Menteri Susi: generasi muda berperan penting jaga laut

 

Pewarta: Subagyo
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri Susi ajak pelajar Banyuwangi jaga kelestarian laut

Komentar