counter

Kemarin, demo mahasiswa hingga penangkapan teroris

Kemarin, demo mahasiswa hingga penangkapan teroris

Cemera pengawas kecepatan kendaraan terpasang di lintasan Tol Lingkar Luar Jakarta dalam rangka mendukung program denda tilang elektronik. (ANTARA/HO/Jasa Marga)

Jakarta (ANTARA) - Berbagai ragam peristiwa di wilayah Jakarta terjadi pada Senin (23/9), mulai dari aksi mahasiswa yang menggeruduk Gedung DPR/MPR, sanksi bagi pelanggar jalur khusus sepeda, penangkapan teroris di Bekasi dan Jakarta, tilang elektronik, hingga peristiwa kebakaran di Jakarta.

Berikut rangkuman berita metropolitan yang disajikan oleh Antara.
 
1. Demonstran goyang pagar Gedung DPR/MPR
 
Mahasiswa yang menolak pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP), menggoyang-goyangkan gerbang besi Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Senin malam.

Selengkapnya bisa dibaca di sini

2. Pelanggar jalur khusus sepeda terancam tilang Rp500 ribu
 
Pengguna jalan yang nekad menerobos jalur khusus sepeda yang kini sedang dibangun oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terancam sanksi tilang sebesar Rp500 ribu atau hukuman penjara selama dua bulan.

Selengkapnya bisa dibaca di sini

3. Densus ledakan bahan peledak milik terduga teroris di Jakut
 
Anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri dan Polres Metro Jakarta Utara meledakkan bahan peledak yang diduga milik terduga teroris berinisial MA (21), di Kamplingan Tipar Timur RT03/04, Jakarta Utara.
 
Selengkapnya bisa dibaca di sini

4. Jalur Ganjil Genap dipasang 81 kamera tilang elektronik
 
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan memasang 81 kamera tambahan untuk memperkuat pengawasan kamera tilang elektronik atau E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement)

Selengkapnya bisa dibaca di sini
 
5. Puluhan rumah di Kembangan ludes dilalap api
 
Sebanyak 30 rumah tinggal di Jalan Teratai RT 09/09 Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, ludes dilalap api, Senin pagi.
 
Selengkapnya bisa dibaca di sini

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Putri Amien Rais diperiksa terkait kasus Ratna Sarumpaet

Komentar