Jokowi akan buka Muktamar Partai Bulan Bintang di Belitung

Jokowi akan buka Muktamar Partai Bulan Bintang di Belitung

Sekretaris Jendral PBB, Afriansyah Noor (babel.antaranews.com/kasmono)

Selain dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Muktamar tersebut juga akan dihadiri tamu undangan dari partai koalisi Indonesia Kerja termasuk, Sekjen PDI - Perjuangan Hasto Kritstyanto dan Ketua Umum PDI - Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.
Belitung,Babel (ANTARA) - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo direncanakan  membuka Muktamar ke lima Partai Bulan Bintang (PBB) di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Rabu (25/9) malam.

"Muktamar akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo pada besok malam," kata Sekretaris Jendral PBB, Afriansyah Noor di Tanjung Pandan, Selasa.

Menurut dia, Jokowi akan membuka muktamar tersebut didampingi Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra, selanjutnya Jokowi akan bersilahturrahmi dengan keluarga besar PBB.

Selain dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Muktamar tersebut juga akan dihadiri tamu undangan dari partai koalisi Indonesia Kerja termasuk, Sekjen PDI - Perjuangan Hasto Kritstyanto dan Ketua Umum PDI - Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

Baca juga: Yusril kembali dicalonkan menjadi Ketua Umum PBB 2019-2024

Baca juga: PBB tetap gelar Muktamar V, meski diisukan perpecahan

Baca juga: Yusril: PBB akan pilih pimpinan baru September 2019


"Jadi sudah pasti tidak ada halangan Presiden akan hadir membuka Muktamar ini," ujarnya.

Ia mengatakan, Muktamar merupakan agenda rutin lima tahunan partai berlambang bulan dan bintang tersebut, termasuk nantinya adalah agenda pemilihan ketua umum PBB periode 2019-2024.

Muktamar tahun ini diikuti sebanyak 514 Dewan Pimpinam Cabang (DPC) dan 34 Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PBB di seluruh Indonesia yang akan berlangsung 25 - 27 September 2019.

"Sampai saat ini calon Ketua Umum PBB baru satu orang yakni Yusril Ihza Mahendra," katanya.

Pewarta: Kasmono
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPU tetapkan PBB sebagai peserta pemilu 2019

Komentar