Info Haji

Realisasi pembangunan asrama haji Padang Pariaman sudah Rp113 miliar

Realisasi pembangunan asrama haji Padang Pariaman sudah Rp113 miliar

Pembangunan Asrama Haji Sumatera Barat Menag Lukman Hakim Saifuddin menerima Penyerahan Sertifikat Tanah dari Gubernur Sumbar Irwan Prayino Pada Acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Haji Sumatera Barat Di Padang Pariaman, Senin (11/05/2019). ANTARA/ba/mkd)

Parit Malintang¬† (ANTARA) - Realisasi dana pembangunan asrama haji yang terletak di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat sudah mencapai Rp113 miliar dari total kebutuhan anggaran  Rp800 miliar.

Dana tersebut terdiri dari tiga kali pencairan yaitu 2015, 2018, dan 2019, kata Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni di Parit Malintang, Rabu.

Ia menyebutkan pada 2015 anggaran yang disediakan oleh pemerintah pusat senilai Rp100 miliar namun yang dapat direalisasikan hanya senilai Rp45 miliar sehingga pembangunan baik kantor, asrama, ruang pertemuan, dan masjid terbengkalai.

Lalu pada 2018, lanjutnya pembangunan asrama haji tersebut dilanjutkan dengan anggaran Rp48 miliar untuk pembangunan asrama.
Baca juga: Asrama haji Padang akan setara hotel bintang tiga

"Asrama sudah selesai, tahun ini dilanjutkan dengan pembangunan kantor dengan anggaran Rp20 miliar," katanya.

Kantor tersebut saat ini memasuki proses pengecoran untuk lantai tiga dan akan selesai tahun ini, kata dia.

Ia mengatakan jika pemerintah pusat menganggarkan dana pada 2020 senilai Rp150 miliar maka 2021 asrama itu sudah dapat beroperasi melayani jamaah haji dari tiga provinsi.

"Adapun provinsi tersebut yaitu Sumbar, Jambi, dan Bengkulu," ujarnya.

Ia menyampaikan asrama haji tersebut merupakan asrama haji yang paling megah di Indonesia dan lokasinya paling dekat dengan bandara.
Baca juga: Asrama haji Padang selesai direnovasi akhir tahun

"Oleh karena itu, sebelum APBN diputuskan saya akan sering ke Jakarta agar pemerintah pusat mau menganggarkan dana Rp150 miliar tersebut," ujar dia.

Ia mengatakan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten memiliki tugas masing-masing dalam pembangunan asrama haji tersebut.

Ia merincikan tugas pemerintah pusat yaitu membangun bangunan asrama sedangkan provinsi membangun jembatan dan jalan sepanjang 2,5 kilometer ke asrama, sedangkan pihaknya membangun pagar dan gerbang.

"Kami telah anggarkan untuk asrama haji yang mana tahun ini pembangunan gerbang dan 2020 tugas kami itu selesai," katanya.

Namun, lanjutnya pihak provinsi belum melaksanakan tugas yang telah disepakati tersebut.
Baca juga: Padang bakal miliki gedung pusat embarkasi haji

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kloter I Embarkasi Medan diberangkatkan

Komentar