Pegawai Kejari Rembang didakwa tilap Rp3,036 miliar denda tilang

Pegawai Kejari Rembang didakwa tilap Rp3,036 miliar denda tilang

Pegawai Kejaksaan Negeri Rembang Ardiyan Nurcahyo berkonsultasi dengan penasihat hukumnya saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu. (Foto ANTARA/ I.C.Senjaya)

Semarang (ANTARA) - Pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang, Ardiyan Nurcahyo, didakwa menggelapkan uang denda dan biaya perkara sidang bukti pelanggaran (tilang) lalu lintas selama kurun waktu 2015 hingga 2018 dengan nilai total mencapai Rp3,036 miliar.

Jaksa Penuntut Umum Rinanto Haribuwono dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu, mengatakan, terdakwa merupakan petugas tilang di Kejari Rembang yang bertugas menerima denda dan biaya perkara sidang tilang dari masyarakat yang selanjutnya disetorkan ke kas negara.

Baca juga: Kejari Sleman sediakan jalur khusus difabel dalam pembayaran tilang
Baca juga: DPO korupsi Rp1,1 miliar menyerahkan diri ke Kejari Pidie


Namun, lanjut dia, terdakwa justru hanya menyetorkan sebagian denda tilang yang seharusnya masuk ke kas negara.

Ia menjelaskan total berkas putusan tilang yang disidangkan dan harus dibayar denda serta biaya perkaranya oleh masyarakat selama kurun waktu 2015 hingga 2018 mencapai 174 ribu perkara dengan nilai denda mencapai Rp12,5 miliar.

"Namun, ternyata terdakwa hanya menyetorkan Rp7,7 miliar yang merupakan denda dan biaya perkara dari 115 ribu perkara tilang," katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Suparno itu.

Jaksa menyebut sebagian denda tilang yang tidak disetorkan terdakwa tersebut diduga untuk kepentingan pribadinya membeli burung serta mengikuti lomba burung.

Perbuatan terdakwa tersebut menyebabkan kerugian negara sebesar Rp3,036 miliar yang merupakan denda dan biaya sidang dari 35.366 perkara yang tidak disetorkan ke kas negara.

Perbuatan terdakwa sendiri dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi.

Atas dakwaan jaksa tersebut, terdakwa tidak akan menyampaikan tanggapan dan meminta sidang langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi.

Baca juga: Dugaan kasus korupsi Pemkot Medan ditingkatkan ke penyidikan
Baca juga: PDAM Tirtanadi gandeng Kejari Belawan kerjasama bantuan hukum
Baca juga: Kasus penghinaan terhadap Presiden Jokowi dilimpahkan ke Kejari Blitar

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hingga Maret, KPK hasilkan lebih dari 116 penyadapan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar