Lima pelari galang dana untuk anak-anak Aceh

Lima pelari galang dana untuk anak-anak Aceh

National Director SOS Children's Villages Indonesia Gregor Hadi Nitihardjo (kiri) bersama lima pelari yang akan meramaikan Run to Care untuk penggalangan dana bagi anak-anak korban tsunami Aceh, Rabu (25/9/2019). (Antara/Asep Firmansyah)

Jakarta (ANTARA) -
SOS Children's Village kembali menggelar kegiatan Run to Care 2019 yang melibatkan lima pelari untuk melakukan penggalangan dana bagi anak-anak Aceh korban tsunami agar semakin berdaya usai peristiwa haru 15 tahun lalu.
 
"Dulu adalah masa sulit, puluhan tahun suasana yang tidak nyaman akibat bencana luar biasa. Sekarang kita bantu anak-anak Aceh usai kejadian 15 tahun berlalu," kata National Director SOS Children's Villages Indonesia Gregor Hadi Nitihardjo di Jakarta, Rabu.
 
Run to Care kali ini menjadi yang keempat kalinya digelar setelah pelaksanaan di Cibubur-Lembang, Yogyakarta-Semarang, dan Bali dengan jarak sejauh 150 km. Namun yang berbeda, Run to Care Aceh tak akan melibatkan banyak pelari hanya lima pelari saja dengan jarak tempuh 250 km.
 
Ajang lari amal berkonsep Ultra Marathon itu telah dilaksanakan pada 18-21 November 2019 dibagi dalam empat etape yang masing-masing akan ditempuh sejauh 60 hingga 65 kilometer oleh  lima pelari dari Meulaboh ke Banda Aceh.
 
Adapun lima orang yang ikut dalam kegiatan Run to Care ini yakni Nicky Hogan, Carla Felany, Gatot Sudariyono, Vonny Anggraini, dan Beny Syaaf Jafar. Seluruhnya merupakan pelari nasional Indonesia.
 
Meski diikuti lima pelari, pihak panitia membuka ruang bagi individu atau komunitas lari yang ingin bergabung bersama dengan misi penggalangan dana.
 
"Komunitas ingin support mau datang ke Aceh, kita Welcome. Kita ingin lebih banyak lagi dana yang tergalang. Kalau inisiatif individu atau kelompok kita support juga," kata dia.
 
Adapun penggalangan dana dapat melalui website Runtocare.com yang mulai dibuka pada 25 September hingga 30 November dengan target 500 juta rupiah.
 
Dana yang terkumpul akan dipergunakan untuk membantu meningkatkan kualitas pengasuhan, pendidikan dan kesehatan anak-anak yang berada di bawah naungan SOS Children's Villages Indonesia.
 
"Setahun pasca bencana tsunami, dua desa didirikan di Lamreung Aceh Besar dan Meulaboh Aceh Barat yang menjadi rumah bagi 250 anak," kata dia.

Baca juga: 11.000 pelari ikuti Maybank Bali Marathon 2019

Baca juga: Ribuan pelari bakal ramaikan ajang BFI Run 2019

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

100 penyidik terjun periksa 82 terduga bentrokan di Buton

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar